Nganjuk, Jatimmandiri.id — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai lebih dari Rp341 juta.
Bantuan yang ditujukan bagi 170 penerima manfaat tersebut diserahkan secara resmi di Aula Dinas Sosial PPPA Nganjuk, Kamis (24/9/2026).
Skema bantuan mencakup berbagai kebutuhan mendasar dan pemberdayaan, mulai dari alat bantu bagi penyandang disabilitas, paket pemenuhan kebutuhan hidup layak, hingga suntikan modal usaha untuk memicu kemandirian ekonomi masyarakat rentan.
Kepala Dinsos Nganjuk, Haris Jatmiko, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan wujud nyata kemitraan strategis antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus.
“Inilah bukti bahwa kolaborasi antara pusat dan daerah dapat menciptakan perubahan yang nyata bagi sesama. Bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan wujud kepedulian negara agar warga kita yang membutuhkan dapat lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera,” ujar Haris.
Ungkapan haru dan syukur terpancar dari para penerima manfaat. Salah seorang warga penyandang disabilitas mengaku penyaluran alat bantu ini sangat krusial untuk menunjang aktivitas kesehariannya.
“Terima kasih kepada pemerintah. Alat bantu ini sangat berarti bagi saya, saya bisa bergerak lebih leluasa dan melakukan kegiatan sehari-hari dengan lebih mandiri,” ungkap Kevin.
Hal senada dirasakan oleh penerima bantuan modal usaha. Tambahan modal tersebut bakal dialokasikan untuk mengekspansi usaha kecil yang tengah dijalankan agar mampu menyokong perekonomian keluarga secara berkelanjutan.
Melalui program ATENSI, pemerintah berkomitmen menghadirkan intervensi sosial yang tidak hanya bersifat karitatif (jangka pendek), melainkan menjadi pendorong utama keberdayaan masyarakat menuju kemandirian ekonomi.












