Jatim

Rakornas Sensus Ekonomi 2026: Khofifah Puji Kinerja BPS

×

Rakornas Sensus Ekonomi 2026: Khofifah Puji Kinerja BPS

Sebarkan artikel ini
Sensus Ekonomi 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri Rakornas Evaluasi dan Monitoring Sensus Ekonomi 2026 BPS di Hotel JW Marriott Surabaya.

  • Khofifah menegaskan data statistik BPS yang mutakhir dan akurat merupakan fondasi serta ‘kompas’ utama perumusan kebijakan pembangunan nasional.

  • Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi dukungan Pemprov Jatim dan mencatat Indeks Kualitas Sensus (IKS) Jawa Timur menempati peringkat ke-9 nasional (55,81%).

Surabaya, Jatimmandiri.id — Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa ketersediaan data statistik yang akurat, mutakhir, dan kredibel merupakan fondasi utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang presisi serta tepat sasaran.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Khofifah saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Evaluasi dan Monitoring Pelaksanaan Lapangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (28/7/2026) malam.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di hadapan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti beserta jajaran Kepala BPS provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, Khofifah menyampaikan bahwa BPS telah bertransformasi menjadi lembaga mainstream yang memegang peran sentral dalam setiap pengambilan keputusan strategis negara.

“Kepada seluruh insan BPS, hari ini tidak ada rapat strategis tanpa pimpinan BPS. Rapat pertanian itu BPS, pembangunan, perumahan, infrastruktur, energi hingga kemiskinan butuh BPS. Kompasnya adalah data-data update dari BPS,” tegas Khofifah.

Kisah Pengguna Data Sejak 1992 dan Tantangan Kompleksitas Jatim

Khofifah membagikan pengalamannya yang telah menjadi pengagum sekaligus pemanfaat data BPS sejak awal berkarier sebagai anggota DPR RI pada tahun 1992, di mana ia rutin mempelajari publikasi tebal BPS sebagai bahan acuan rapat kerja bersama kementerian.

Dalam kesempatan itu, Gubernur perempuan pertama Jatim ini juga mengapresiasi kinerja BPS Jatim di bawah pimpinan Herum Fajarwati. Menurutnya, Jawa Timur memiliki tantangan tersendiri dalam pendataan ekonomi karena memiliki 38 kabupaten/kota (wilayah administratif terbanyak di Indonesia) serta karakteristik aktivitas usaha holding yang beragam.

Baca Juga  Sambut Menhub Dudy di Grahadi, Khofifah-Emil Pacu Tiga Proyek Megainfrastruktur Transportasi Jatim

Beberapa catatan penting dari Rakornas Sensus Ekonomi 2026:

  • Peta Struktur Ekonomi Nasional: Sensus Ekonomi 2026 menyajikan potret riil struktur perekonomian, profil pelaku usaha, serta peta daya saing ekonomi daerah dan nasional.

  • Capaian Indeks Kualitas Sensus (IKS) Jatim: Kepala BPS RI memaparkan bahwa capaian IKS Jawa Timur telah menembus 55,81 persen dan berada di peringkat ke-9 secara nasional.

  • Penyumbang Perekonomian Utama: Jawa Timur dikukuhkan sebagai salah satu kontributor perekonomian terbesar nasional setelah DKI Jakarta.

“Kehadiran Ibu Gubernur merupakan kehormatan dan penyemangat bagi kami. Sensus Ekonomi ini akan menghasilkan peta ekonomi yang menjadi panduan pembangunan Jawa Timur dan seluruh Indonesia,” ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti.

Penyerahan Penghargaan Film Festival Sensus

Di akhir gelaran Rakornas yang telah berlangsung sejak 25 Juli 2026 tersebut, Gubernur Khofifah bersama Kepala BPS RI turut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Indonesian Census Film Festival 2026 sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi kreatif masyarakat dalam mensosialisasikan pentingnya Sensus Ekonomi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *