Infrastruktur

PUPR Mataram Tangani Jalan Berlubang Secara Swakelola

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

PUPR Mataram Tangani Jalan Berlubang Secara Swakelola

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Mataram, Jatim Mandiri – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram menangani sejumlah ruas jalan utama yang rusak dan berlubang secara swakelola. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan. Penanganan mencakup jalan kota dan, dalam pelaksanaannya, juga ruas jalan provinsi maupun jalan negara yang berada di Kota Mataram.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, menyampaikan keterangan mengenai penanganan itu pada Minggu, 18/10. Ia menjelaskan, pekerjaan dilakukan secara mandiri oleh dinas dan tidak melalui mekanisme usulan proyek baru. Dengan cara tersebut, petugas dapat menangani lubang berdasarkan temuan di lapangan dan laporan yang diterima.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Untuk mendukung pekerjaan, PUPR telah menyiagakan aspal, pasir, dan kerikil. Material tersebut disimpan di gudang kantor bagian timur dan disiapkan agar dapat dibawa ke lokasi jalan berlubang. Lale mengatakan, “Kami menyiagakan berbagai material pendukung seperti aspal, pasir dan kerikil di gudang kantor bagian timur dan sudah siap untuk langsung digunakan ke lokasi jalan yang berlubang,”

Penanganan dilakukan setelah kerusakan ditemukan di sejumlah titik wilayah kota. Lokasi yang disebut antara lain Jalan Dr Wahidin Rembiga serta kawasan Bertais, Cakranegara. Lubang juga ditemukan di titik-titik lainnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian dinas karena berada pada ruas jalan yang digunakan masyarakat dan perlu mendapat penanganan.

Saat tim menemukan lubang, petugas turun untuk melakukan survei terlebih dahulu. PUPR kemudian berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan guna mengamankan jalan sebelum pekerjaan penanganan dilakukan. Urutan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan swakelola, mulai dari pemeriksaan lokasi hingga penanganan kerusakan dengan material yang telah disiagakan.

PUPR Kota Mataram juga meminta masyarakat ikut menyampaikan informasi apabila menemukan jalan berlubang. Harapan itu disampaikan karena jumlah petugas terbatas, sementara kerusakan dapat ditemukan di beberapa ruas. Laporan warga menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti dan membantu petugas mengetahui lokasi yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga  Pemprov Jatim Lakukan Pemeliharaan Jalan Tongas–Lumbang–Sukapura, Prioritaskan Keselamatan Pengguna

Apabila petugas tersedia, tim akan turun untuk menambal lubang yang dilaporkan. Ketersediaan bahan dan kesiapan petugas menjadi unsur yang disebut Lale dalam pelaksanaan penanganan. Karena itu, informasi dari masyarakat mengenai lokasi kerusakan dapat menjadi masukan bagi dinas saat menentukan titik yang perlu diperiksa dan ditangani.

Menurut Lale, pemerintah kota tidak hanya menangani ruas jalan kota. Jalan provinsi dan jalan negara yang berada di wilayah Kota Mataram juga ditangani. Ia menjelaskan, masyarakat mengetahui jalan tersebut berada di Kota Mataram, sehingga pemerintah kota mengambil tanggung jawab penanganan selama bahan dan petugas tersedia.

Lale menyampaikan, “Warga tau-nya jalan itu ada di Kota Mataram, jadi kota-lah yang harus bertanggung jawab melakukan penanganan. Karena itu, selama ada bahan dan petugas, semua ruas jalan berlubang kami tangani,” Pernyataan itu menjelaskan komitmen pemerintah kota menangani lubang pada ruas yang berada di wilayahnya, termasuk jalan di luar kewenangan jalan kota.

Melalui pola swakelola, PUPR melakukan survei, berkoordinasi untuk pengamanan, lalu menangani lubang menggunakan material yang tersedia. Masyarakat diharapkan melaporkan kerusakan pada jalan utama, jalan kota, maupun jalan provinsi. Penanganan tersebut diarahkan untuk mendukung keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan di Kota Mataram.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *