BANTUL, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Bantul terus melanjutkan Program Boga Sehat sebagai upaya memenuhi kebutuhan gizi bagi warga lanjut usia (lansia), terutama mereka yang hidup dalam kondisi rentan. Tahun ini, sebanyak 1.112 lansia telantar menjadi sasaran program yang menyediakan makanan bergizi secara rutin.
Melalui Dinas Sosial Kabupaten Bantul, para penerima manfaat akan memperoleh makanan sehat dua kali sehari, yakni makan siang dan makan sore. Program tersebut dijalankan selama 10 bulan dengan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Dinas Sosial Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan Program Boga Sehat telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan kebutuhan dasar lansia.
“Teknisnya nanti mereka diberikan makanan sehat dua kali sehari, yaitu siang dan sore selama 10 bulan,” katanya, Selasa (4/8).
Ia menjelaskan sasaran utama program ini adalah lansia telantar, lansia yang tinggal seorang diri, hingga lansia yang masih aktif bekerja. Menurutnya, kebutuhan gizi yang tercukupi diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatan mereka sehingga tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari.
Namun demikian, sebagian besar penerima manfaat merupakan lansia yang sudah tidak bekerja dan hidup sendiri. Mereka diusulkan oleh pemerintah kalurahan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setelah dilakukan pendataan di masing-masing wilayah.
“Mereka nanti diajukan oleh kalurahan melalui penanggung jawab PKK Kalurahan,” ujarnya.
Sukrisna mengakui jumlah penerima manfaat belum mampu menjangkau seluruh lansia yang membutuhkan. Keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menetapkan prioritas bagi kelompok yang dinilai paling membutuhkan bantuan.
“Memang belum semua terkover, karena biayanya cukup tinggi,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, bantuan diberikan dalam bentuk makanan siap santap berupa nasi lengkap dengan lauk bergizi, seperti telur, ikan maupun daging. Penyaluran makanan dikoordinasikan oleh TP PKK di masing-masing kalurahan agar distribusi berjalan tepat sasaran.
Menurut Sukrisna, program tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup lansia. Dari hasil pemantauan di lapangan, sejumlah penerima manfaat menunjukkan kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan sebelum mengikuti program.
Ia mengaku sempat mengunjungi langsung beberapa lansia penerima manfaat di Kapanewon Srandakan dan melihat perubahan kondisi kesehatan mereka. Lansia yang sebelumnya cukup sering mengalami gangguan kesehatan kini dinilai lebih bugar setelah rutin menerima makanan bergizi.
Pemerintah Kabupaten Bantul berharap Program Boga Sehat dapat terus dipertahankan bahkan diperluas pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak lansia yang memperoleh akses terhadap makanan bergizi dan hidup lebih sehat.












