JatimKesehatan

Posyandu Teratai Karangdoro Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi Bendera & Sempritan

×

Posyandu Teratai Karangdoro Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi Bendera & Sempritan

Sebarkan artikel ini
Petugas Posyandu Teratai bersama perbantuan petugas dari Puskesmas Semen tampil dengan dress code bernuansa merah putih.
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 turut mewarnai kegiatan Posyandu Teratai di Dusun Karangdoro, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, para petugas Posyandu Teratai bersama perbantuan petugas dari Puskesmas Semen tampil dengan dress code bernuansa merah putih.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Suasana pelayanan pun terasa lebih meriah dan berbeda dalam menyambut momentum kemerdekaan.

Petugas Posyandu Teratai, Maspiah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan nuansa merah putih untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan RI sekaligus memberikan suasana berbeda bagi para peserta Posyandu.

Selain petugas Posyandu dan Puskesmas Semen, kegiatan tersebut juga turut melibatkan Ayu Lestari, mahasiswa magang KKN dari Universitas Islam Tribakti Kota Kediri, yang ikut membantu pelaksanaan kegiatan Posyandu.

Tak hanya mengenakan pakaian bernuansa merah putih, para petugas juga membagikan bendera merah putih kepada para peserta Posyandu.

Peserta juga mendapatkan set sempritan sebagai bagian dari kegiatan memeriahkan suasana kemerdekaan.

“Kami ingin suasana Posyandu kali ini lebih meriah dengan nuansa kemerdekaan. Selain pelayanan kesehatan, kami juga ingin mengajak masyarakat ikut merasakan semangat kemerdekaan,” ujar Maspiah, Senin (10/8/2026).

Kegiatan Posyandu Teratai tersebut mendapat dukungan perbantuan petugas dari Puskesmas Semen.

Petugas yang terlibat di antaranya Maspiah, Rurin, Sholehah, Laila Fitriyah, Bidan Sulasiah, dan Bidan Amel.

“Melalui kegiatan ini, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya terasa dalam berbagai kegiatan masyarakat, tetapi juga hadir dalam pelayanan kesehatan di tingkat dusun dan desa,” tuntasnya.

Example 300250
Baca Juga  APBD Surabaya 2025 Dikritik Dewan, SiLPA Rp516 Miliar tapi Utang Rp220 Miliar ke Bank Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *