BANTUL, Jatim Mandiri – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang target meraih 9-10 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan perolehan tujuh kursi pada pemilu sebelumnya.
Ketua DPC PKB Bantul Suradal mengatakan target tersebut disampaikan setelah pengurus DPC PKB Bantul periode 2026-2031 dikukuhkan.
“Target kami perolehan kursi di Pemilu 2029 mendatang bisa jadi 9-10, dari pemilu sebelumnya yang tujuh kursi,” kata Suradal di Bantul, Minggu (9/8/2026).
Untuk mengejar target tersebut, PKB Bantul akan memperkuat kaderisasi dengan menyasar kelompok generasi muda dan perempuan. Strategi itu diarahkan untuk memperluas basis dukungan partai menjelang Pemilu 2029.
“Kaderisasi ini menjadi salah satu strategi yang diarahkan oleh DPP dan DPW PKB untuk memperluas basis partai,” ujarnya.
Suradal mengatakan penguatan basis partai tidak hanya menyasar kelompok Nahdliyin. PKB Bantul juga berupaya menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok masyarakat non-Muslim.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas basis dukungan PKB di Kabupaten Bantul. Pengurus baru periode 2026-2031 diharapkan mampu menjalankan konsolidasi sekaligus memperkuat struktur partai hingga menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Sementara itu, Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar mengatakan pengukuhan pengurus DPC PKB Bantul menjadi momentum untuk mempercepat konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.
Menurut Umaruddin, PKB DIY juga memberi perhatian terhadap peningkatan keterlibatan perempuan dalam kepengurusan serta perluasan basis pemilih muda, khususnya mereka yang berusia di bawah 35 tahun.
PKB DIY menargetkan dapat menjaring 6.500 anak muda di wilayah DIY sepanjang 2026.
“Ke depan peran anak muda lebih aktif dalam politik sehingga politik kita lebih produktif, punya wajah baru, punya energi baru,” kata Umaruddin.
Target perolehan kursi DPRD Bantul tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi kepengurusan baru PKB Bantul. Penguatan kaderisasi, perluasan basis pemilih dan konsolidasi organisasi menjadi strategi yang disiapkan untuk meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu 2029.












