Probolinggo, Jatim Mandiri
Personel Satpas Polres Probolinggo Kota mengikuti pelatihan bahasa isyarat untuk meningkatkan pelayanan bagi pemohon SIM dengan hambatan pendengaran dan bicara. Dalam pelatihan di Kantor Satpas Polres Probolinggo Kota, Rabu (16/9), dua juru bahasa isyarat dari SLB Sinar Harapan 1 membekali mereka dengan dasar komunikasi visual agar pelayanan lebih mudah diakses.
Pelatihan itu mencakup bentuk dan gerakan tangan, posisi telapak tangan, serta tempat suatu isyarat dilakukan. Personel juga mempelajari ekspresi wajah, yang membantu menyampaikan pertanyaan, emosi, dan penekanan saat berkomunikasi.
“Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai posisi jari-jari tangan dalam membentuk suatu isyarat, arah dan cara pergerakan tangan, lokasi atau tempat isyarat dilakukan, hingga arah hadap telapak tangan,” kata Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah.
Zainullah berharap pelatihan tersebut membantu personel berkomunikasi dengan pemohon yang membutuhkan bahasa isyarat. “Melalui pelatihan ini, diharapkan (personel) memiliki kemampuan komunikasi dasar yang lebih baik saat memberikan pelayanan kepada masyarakat penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu dan tuna wicara,” ujarnya.
Peningkatan kemampuan petugas ini ditujukan untuk mengurangi hambatan komunikasi dalam pelayanan administrasi dan penerbitan SIM di Satpas Polres Probolinggo Kota. (yf/ibn)










