Kediri, Jatimmandiri.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Kediri.
Moh Hamzah Risqi, siswa SMK Kartanegara Wates, berhasil meraih medali emas pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 bidang welding (pengelasan).
Atas capaian tersebut, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan apresiasi dengan mengundang Hamzah ke ruang kerjanya.
Hamzah hadir didampingi orang tua, guru pembimbing, dan Kepala SMK Kartanegara Wates.
“Capaian ini sesuatu yang luar biasa. Dia asal Kecamatan Kandat, juara nasional mendapat medali emas di bidang welding atau pengelasan. Ini butuh ketelatenan dan daya juang,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini, Jumat (7/8/2026).
Dalam ajang yang digelar di Jakarta pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026 tersebut, Hamzah berhasil mengungguli 33 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Prestasi ini sekaligus mempertahankan tradisi juara nasional yang sebelumnya juga diraih SMK Kartanegara Wates.
Pada LKS Nasional tahun sebelumnya, medali emas di bidang yang sama diraih oleh Mohamad Niko Syukron Abdilah, siswa SMK Kartanegara Wates.
Menurut Mas Dhito, meraih kemenangan bukanlah hal yang mudah, namun mempertahankannya jauh lebih menantang.
“Mengambil kemenangan itu sesuatu yang tidak mudah, tapi jauh lebih sulit mempertahankan kemenangan,” ungkapnya.
Ia berharap tradisi meraih medali emas di bidang pengelasan dapat terus dipertahankan oleh pelajar Kabupaten Kediri.
Mas Dhito juga berpesan agar Hamzah bersedia membagikan ilmu dan pengalamannya kepada adik-adik kelasnya.
“Harapannya tahun depan, untuk kejuaraan LKS Nasional khususnya bidang welding atau pengelasan, juara satunya masih dari Kabupaten Kediri,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan beasiswa pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi serta bantuan peralatan las untuk menunjang pengembangan bakat Hamzah.
Sementara itu, Hamzah mengaku bangga atas apresiasi yang diberikan Bupati Kediri.
Ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari latihan yang dilakukan secara rutin setiap hari selama masa persiapan menghadapi LKS Nasional 2026.
“Sangat senang sekali. Untuk adik-adikku dari Kediri, jangan malu untuk terus mencari prestasi,” ujar siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (TPFL) tersebut.












