Jateng

Perputaran Uang di Pekan Raya Kajen 2026 Tembus Rp11,5 Miliar

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Perputaran Uang di Pekan Raya Kajen 2026 Tembus Rp11,5 Miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEKALONGAN, JATIM MANDIRI – Perputaran uang selama pelaksanaan Pekan Raya Kajen (PRK) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mencapai Rp11,5 miliar. Nilai tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan capaian tersebut menjadi indikator positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama karena PRK tahun ini digelar dalam kondisi efisiensi anggaran.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Perputaran uang menembus Rp11,5 miliar. Capaian ini menjadi hal positif terlebih PRK 2026 diselenggarakan di tengah kondisi efisiensi,” kata Yulian di Pekalongan, Senin (31/8/2026).

PRK 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 25 hingga 30 Agustus 2026. Selama kegiatan berlangsung, sekitar 130 ribu pengunjung tercatat mendatangi arena PRK yang mengusung semangat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Besarnya jumlah pengunjung turut menggerakkan aktivitas perdagangan dan jasa di sekitar lokasi kegiatan. Perputaran ekonomi tidak hanya berasal dari stan pameran, tetapi juga berbagai sektor lain yang terlibat selama penyelenggaraan PRK.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh mengatakan aktivitas ekonomi PRK berasal dari sejumlah sektor. Di antaranya area pameran dan ekspo utama, wahana permainan dan taman ria, paguyuban pedagang kaki lima kuliner, serta sektor jasa.

Menurut dia, penyelenggaraan PRK juga memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap perekonomian daerah. Pelaku UMKM mendapatkan ruang untuk memperkenalkan dan menjual produknya sekaligus memperluas jaringan usaha.

Selain meningkatkan omzet pelaku UMKM, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memperluas jaringan bisnis dan kemitraan, mendorong nilai investasi, serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alhamdulillah, seluruh kegiatan rangkaian Pekan Raya Kajen Tahun 2026 telah terlaksana dengan lancar, aman, dan tertib,” kata Siti.

Baca Juga  Imigrasi Semarang Deportasi Empat Buronan Asal China Kasus Love Scamming

Yulian berharap pelaksanaan PRK pada tahun-tahun berikutnya dapat terus dievaluasi dan dikembangkan. Pemerintah daerah ingin kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi semakin memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah berkomitmen ingin menyenangkan warga. Sekali lagi, komitmen pemerintah ingin melayani warganya dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Dengan jumlah pengunjung yang mencapai sekitar 130 ribu orang dan perputaran uang Rp11,5 miliar, PRK 2026 menunjukkan potensi kegiatan daerah dalam menggerakkan sektor perdagangan, UMKM, kuliner, jasa, hingga ekonomi kreatif.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan berharap dampak ekonomi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui penyelenggaraan PRK yang semakin terarah dan mampu memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *