EkbisJatim

Perkuat Ekonomi Peternak Rakyat, KPSI Luncurkan Program Koperasi Modern dan Salurkan 20 Ribu Bibit Ayam di Nganjuk

×

Perkuat Ekonomi Peternak Rakyat, KPSI Luncurkan Program Koperasi Modern dan Salurkan 20 Ribu Bibit Ayam di Nganjuk

Sebarkan artikel ini
Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, KPSI berkomitmen membantu penyediaan pakan dengan harga yang lebih kompetitif.
Example 468x60

Nganjuk, Jatimmandiri.id – Koperasi Peternakan Solidaritas Indonesia (KPSI) resmi meluncurkan program koperasi modern sekaligus mendistribusikan 20.000 bibit ayam (Day Old Chick/DOC) sebagai langkah nyata memperkuat ekonomi peternak rakyat di Kabupaten Nganjuk.

Skema ini dirancang untuk mempermudah akses permodalan, pendampingan usaha, penyediaan pakan dan bibit berkualitas, hingga perluasan jaringan pemasaran.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketua Pusat KPSI, Kunti Nur Aini, menargetkan jaringan koperasi modern ini mampu menjangkau sedikitnya 50 persen kecamatan di Nganjuk dalam 10 bulan ke depan, khususnya wilayah pinggiran yang membutuhkan dorongan ekonomi tambahan.

Pada tahap awal, 20.000 ekor DOC telah disalurkan kepada anggota peternak yang terverifikasi.

“Peluncuran program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat berbasis peternakan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi keluarga di pedesaan,” ungkap Kunti, Sabtu (25/7/2026).

Sektor peternakan dinilai masih memegang peranan strategis dalam menopang perekonomian daerah.

Kunti mengungkapkan bahwa hadirnya kelembagaan koperasi menjadi solusi terintegrasi atas berbagai hambatan klasik yang dihadapi peternak, mulai dari keterbatasan modal, tingginya harga pakan, sempitnya akses pasar, hingga rendahnya daya tawar.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat basis ekonomi kerakyatan di Kabupaten Nganjuk di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, koperasi berfungsi sebagai instrumen penting untuk membangun kemandirian dan menciptakan efisiensi usaha.

Lebih dari sekadar wadah ekonomi, koperasi menjadi ruang kolaborasi agar sesama peternak dapat saling mendukung.

“Koperasi bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi, solidaritas, dan kebersamaan antar peternak,” katanya.

Melalui pengelolaan yang profesional dan transparan, KPSI berkomitmen membantu penyediaan pakan dengan harga yang lebih kompetitif serta membuka jaringan pemasaran yang lebih luas.

Baca Juga  Rupiah Menembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Siapkan Langkah Stabilkan Kurs

Kunti menegaskan bahwa prinsip utama yang dipegang teguh adalah keberpihakan penuh kepada para peternak.

“Dari peternak, oleh peternak, dan untuk kesejahteraan peternak Nganjuk,” tegasnya.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari para peternak di lapangan. Salah satu anggota KPSI asal Sawahan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran koperasi ini.

“Ia optimistis keberadaan koperasi peternak akan mampu menggerakkan ekonomi desa, menciptakan lapangan pekerjaan baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melihat potensi besar tersebut, KPSI mengajak masyarakat luas untuk memanfaatkan momentum ini dengan bergabung menjadi anggota koperasi guna memperoleh manfaat ekonomi yang lebih optimal.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bergabung dengan Koperasi Peternak Solidaritas Indonesia. Selain membuka peluang usaha, program ini juga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” pungkas Kunti.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *