Kediri, Jatimmandiri.id – Pendekatan budaya menjadi cara Polres Kediri Kota membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat. Melalui pertunjukan Wayang Cangkrukan bersama Warung Kopi Kopag Space, Selasa (27/10) malam, kepolisian mengajak warga merawat persatuan sekaligus membuka ruang penyampaian aspirasi dalam suasana santai.
Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tersebut menghadirkan Kapolsek Kota Kediri Kompol Bowo Wicaksono sebagai dalang. Acara juga dimeriahkan penampilan Keroncong Panjalu dan pembacaan puisi bertema Sumpah Pemuda.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan polisi dengan masyarakat, sejalan dengan program Kapolri. Menurut dia, hubungan yang baik perlu dibangun melalui komunikasi dua arah dan kesediaan menerima kritik dari berbagai kalangan.
“Polisi harus selalu dekat dengan masyarakat dan siap menerima masukan dari seluruh elemen masyarakat, di umur berapa pun. Kita tunjukkan bahwa polisi terbuka, tidak antikritik, dan siap menampung aspirasi masyarakat,” ujar AKBP Kresno Wisnu Putranto pada Rabu (28/10).
Wayang dipilih sebagai media komunikasi karena mampu menyampaikan pesan sosial melalui cerita yang akrab dengan masyarakat. Dalam pertunjukan tersebut, Kompol Bowo Wicaksono membawakan kisah yang menekankan persatuan dan kebersamaan.
Pesan serupa disampaikan melalui pembacaan puisi yang mengajak masyarakat menghilangkan prasangka, mengesampingkan gengsi, serta memperkuat kerja sama demi menjaga keutuhan Indonesia.
Kresno menegaskan, Polres Kediri Kota berkomitmen menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 ketika menghadapi keadaan darurat, gangguan keamanan, maupun dugaan tindak pidana.
“Teman-teman semuanya, silakan gunakan layanan polisi 110. Kanal ini sudah kita siapkan dan perlu dimanfaatkan agar pelayanan kami semakin baik,” ujar Kresno.
Melalui kegiatan budaya di ruang publik, Polres Kediri Kota berupaya menghadirkan polisi lebih dekat dengan kehidupan warga. Selain menjadi hiburan, Wayang Cangkrukan diharapkan memperkuat kepercayaan, membuka ruang dialog, dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat












