Intisari Berita:
Kepengurusan DPW Perempuan Bangsa Jatim 2026–2031 resmi dilantik di Jakarta dengan Hj. Ufiq Zuroidah sebagai Ketua dan Hj. Laila Mufidah sebagai Sekretaris.
Laila Mufidah menegaskan momen ini sebagai awal penguatan kaderisasi, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta konsolidasi hingga ke akar rumput.
Wakil Ketua DPRD Surabaya tersebut optimistis Perempuan Bangsa Jatim makin kokoh mengusung visi “Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya”.
Jakarta, Jatimmandiri.id — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkokoh konsolidasi strukturnya melalui pelantikan serentak Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa se-Indonesia. Agenda nasional yang berlangsung di Jakarta tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Perempuan Bangsa masa bakti 2026–2031.
Untuk kepemimpinan DPW Perempuan Bangsa Jawa Timur, Hj. Ufiq Zuroidah, S.E. dipercaya memegang tongkat komando sebagai Ketua. Ia didampingi oleh Hj. Laila Mufidah, S.Ag. sebagai Sekretaris serta dr. Sriatun di posisi Bendahara.
Sekretaris DPW Perempuan Bangsa Jatim terpilih, Hj. Laila Mufidah, menegaskan bahwa pelantikan ini tidak sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan pemicu penguatan gerakan politik dan sosial perempuan PKB di Jawa Timur.
“Perempuan Bangsa akan terus bergerak dengan semangat ‘Bergerak Bersama, Berdaya Bersama’. Kami ingin membangun organisasi yang semakin solid, memperkuat kaderisasi perempuan, serta menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Laila, Jumat (24/7/2026).
Cetak Pemimpin Perempuan Berintegritas Hingga Akar Rumput
Laila yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini memaparkan bahwa akan mengemban mandat strategis selaku badan otonom (banom) PKB.
Banom ini bertugas menggembleng dan mencetak kader-kader perempuan yang berkapasitas, berintegritas, dan peka terhadap dinamika sosial di tengah masyarakat.
Guna merealisasikan visi “Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya”, pihaknya akan memfokuskan kerja-kerja organisasi pada sektor-sektor krusial:
-
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga: Membuka dan memperluas peluang usaha mandiri bagi kaum perempuan.
-
Edukasi & Pendidikan Politik: Meningkatkan literasi politik perempuan agar lebih aktif dalam pembangunan daerah.
-
Kaderisasi Inklusif: Menggerakkan pengurus hingga tingkatan paling bawah (akar rumput).
Siap Konsolidasi Maraton di 38 Kabupaten/Kota se-Jatim
Pascapelantikan di Jakarta, Laila memastikan jajaran pengurus anyar Jatim akan segera menggelar konsolidasi maraton ke seluruh DPC kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Langkah ini diambil guna menyelaraskan arah kebijakan organisasi dengan garis perjuangan partai politik pendukungnya.
“Dengan sinergi yang kuat antara pengurus wilayah dan daerah, kami optimistis akan semakin kokoh sebagai organisasi perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat perjuangan PKB di Jawa Timur,” pungkas Laila.












