Jateng

Pendaki Meninggal di Gunung Merbabu, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

×

Pendaki Meninggal di Gunung Merbabu, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Tim relawan dan petugas mengevakuasi pendaki yang meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu melalui jalur Selo, Boyolali, Rabu (10/6/2026).
Example 468x60

Boyolali, Jatimmandiri.id – Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang meninggal dunia saat melakukan pendakian melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu, 10 Juni 2026.

Korban diketahui bernama Widodo (44), warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ia meninggal saat berada di kawasan Sabana I Gunung Merbabu ketika mendaki bersama seorang rekannya menuju puncak.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban memulai pendakian dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari.

Dalam perjalanan, korban dan rekannya sempat beristirahat di kawasan Sabana II sebelum melanjutkan pendakian.

Namun saat perjalanan menuju puncak, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut segera meminta bantuan kepada pendaki lain serta relawan yang bertugas di jalur pendakian.

Tim relawan kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban turun menuju basecamp.

Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban diperkirakan telah meninggal beberapa jam sebelum tiba di rumah sakit.

Kapolsek Selo AKP Kiryanta mengatakan, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi.

“Kami telah meminta keterangan sejumlah saksi, serta melakukan pendataan terkait kejadian itu,” katanya, Kamis, 11 Juni 2026.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih menegaskan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Polisi telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujar Winarsih.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permintaan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Polsek Bae Kudus Gerebek Praktik Judi Sabung Ayam di Desa Panjang, Belasan Motor Disita

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang hendak melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik secara optimal, memastikan kesehatan dalam keadaan prima, serta mematuhi seluruh prosedur keselamatan selama berada di jalur pendakian.

Selama proses evakuasi dan penanganan korban berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *