Langkat, Jatim Mandiri – Pemkab Langkat berkomitmen kuat untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, salah satunya di wilayah Kecamatan Pematang Jaya. Langkah nyata ini direalisasikan guna memastikan seluruh warga setempat mendapatkan hak yang sama dalam hal pelayanan publik dan hasil pembangunan daerah.
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyampaikan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah pada APBD 2026. Dana ini dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, jalan lingkungan, drainase, hingga pembangunan Pasar Desa Limau Mungkur guna memperkuat aktivitas perdagangan masyarakat perbatasan.
Selain fokus pada infrastruktur, Pemkab Langkat juga menyalurkan berbagai bantuan guna memperkuat sektor ekonomi, pertanian, perikanan, keagamaan, serta kepemudaan. Bantuan sektor pertanian dan perikanan yang diserahkan meliputi dua unit traktor roda dua, sarana bioflok beserta bibit dan pakan ikan lele serta nila, bibit ikan gurami dan nila, benur udang windu dan vaname beserta pakan, hingga bibit padi dan cabai merah bagi kelompok tani.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah turut menyalurkan ragam bantuan pendukung usaha mikro seperti satu unit mesin kopi, oven gas, mixer, perlengkapan kursi pangkas, lima chest freezer, serta lima cool box. Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan bahwa perhatian khusus ini diberikan mengingat wilayah perbatasan memiliki nilai strategis dan tantangan tersendiri dalam konektivitas.
“Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu. Masyarakat di Pematang Jaya juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan menikmati hasil pembangunan,” ujar Tiorita.




