Jogja

Pemkab Kulon Progo Ajak Pelajar Tolak Pengaruh Negatif

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Pemkab Kulon Progo Ajak Pelajar Tolak Pengaruh Negatif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kulon Progo, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengajak pelajar SMAN 1 Lendah berani menolak pengaruh negatif dan tekun mengembangkan prestasi. Ajakan itu disampaikan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan dalam kegiatan Tindak Lanjut (TL) Deklarasi Pelajar Anti Judi Online (Judol) dan Radikalisme di SMA Negeri 1 Lendah, Senin (02/11).

Agung mengingatkan siswa agar menjaga diri dari judi online, radikalisme, kekerasan, kenakalan remaja, serta perilaku negatif lainnya. Menurutnya, pelajar perlu berani mengatakan tidak terhadap berbagai pengaruh tersebut dan memilih kegiatan positif untuk mengembangkan kemampuan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Setiap pelajar memiliki potensi dan kesempatan untuk meraih masa depan yang baik,” kata Agung. Ia juga mengajak para siswa bangga menjadi bagian dari SMAN 1 Lendah serta menggunakan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.

Bupati mendorong siswa terus mengenali dan mengembangkan potensi, minat, serta bakat. Ia menyebut pelajar memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, sekaligus membanggakan orang tua, guru, dan daerah.

“Kalian adalah anak-anak hebat. Kalian memiliki kesempatan untuk menunjukkan prestasi terbaik dalam kehidupan. Karena itu, teruslah menggali potensi, minat, dan bakat untuk membanggakan orang tua, guru, serta daerah,” ujarnya.

Kehadiran Agung di sekolah, menurutnya, merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Kesbangpol untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman. Pemerintah juga ingin mengetahui kebutuhan sekolah serta melindungi pelajar dari pengaruh yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka.

“Pemerintah juga ingin memastikan kebutuhan sekolah dapat teridentifikasi serta para pelajar terlindungi dari berbagai pengaruh yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka,” katanya. Agung mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keamanan, serta membangun prestasi yang disertai budi pekerti luhur.

“Jaga kerukunan, jaga keamanan, dan terus berikan yang terbaik. Jadilah generasi yang berprestasi sekaligus memiliki budi pekerti luhur,” ajaknya. Ia turut mengapresiasi capaian siswa SMAN 1 Lendah di bidang akademik maupun nonakademik, termasuk keterlibatan dalam kompetisi futsal tingkat nasional dan sejumlah siswa yang menjadi atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kulon Progo.

Baca Juga  Polres dan Pemkab Kulon Progo Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

“Kami berharap semakin banyak pelajar SMAN 1 Lendah yang mampu mengukir prestasi dan membawa nama baik sekolah maupun Kabupaten Kulon Progo,” kata Agung. Ia berharap deklarasi anti-judi online dan radikalisme tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama yang diterapkan dalam perilaku sehari-hari.

Kepala SMAN 1 Lendah Tri Lestari mengapresiasi kunjungan bupati. Kehadiran langsung Agung dinilai memberi motivasi kepada siswa untuk meningkatkan prestasi. Tri juga menilai pesan tentang bahaya judi online, radikalisme, kekerasan, dan perilaku negatif relevan dengan tantangan generasi muda.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Edukasi yang disampaikan secara langsung kepada anak-anak sangat bermanfaat, sehingga mereka bisa mengetahui mana yang baik dan tidak baik, serta belajar memilih dan memilah dalam pergaulan maupun aktivitas sehari-hari,” ucap Tri. Ia berharap kegiatan tersebut memperkuat kesadaran warga sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, aman, dan mendukung perkembangan potensi siswa.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *