Jateng

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Segera Tingkatkan Akses Warga

×

Pembangunan Jembatan Aramco di Todanan Capai 80 Persen, Segera Tingkatkan Akses Warga

Sebarkan artikel ini
Jembatan dengan panjang 20 meter dan lebar 3 meter tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Example 468x60

Blora, Jatimmandiri.id-Proyek pembangunan Jembatan Aramco di Dusun Kemuneng, Desa Karanganyar, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, terus menunjukkan progres signifikan.

Hingga saat ini, pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan segera selesai dalam waktu dekat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter ini nantinya akan menghubungkan Dusun Kemuneng dan Dusun Karanganyar yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Ceper.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Diperkirakan, sekitar 1.000 warga akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan infrastruktur ini, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial masyarakat.

Danramil 14/Todanan, Letda Inf Taslan, mengungkapkan bahwa sejumlah tahapan pekerjaan telah rampung sepenuhnya.

Mulai dari persiapan awal, pemasangan bowplank, pekerjaan galian dan urugan tanah, pemasangan cerucuk dolken, lantai kerja, hingga pembangunan pondasi footplat dan pilar beton K-350.

“Saat ini beberapa pekerjaan sudah selesai 100 persen. Tinggal melanjutkan beberapa tahap akhir,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, progres pembangunan pada bagian cofferdam telah mencapai sekitar 80 persen. Sementara pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pengurugan pasir di bawah pondasi serta proses pengecatan jembatan.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan ini melibatkan satu personel TNI bersama tujuh warga setempat. Dukungan cuaca yang cerah serta kondisi lingkungan yang aman turut membantu kelancaran pengerjaan di lapangan.

Taslan menegaskan, sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan jembatan tersebut.

“Gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat sangat membantu proses pengerjaan, sehingga bisa berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan warga,” jelasnya.

Pembangunan Jembatan Aramco ini menjadi bagian dari upaya peningkatan aksesibilitas di Desa Karanganyar.

Baca Juga  Peradin Gelar Ujian Profesi Advokat, Cetak Pengacara Berintegritas & Beridealisme

Dengan adanya jembatan ini, warga tidak lagi harus menempuh jalur memutar yang lebih jauh atau melewati akses yang berisiko, terutama saat musim hujan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *