Jateng

Niat Berdagang Berujung Nahas, Motor Warga Sumber Rembang Terjerat Kabel Wi-Fi

×

Niat Berdagang Berujung Nahas, Motor Warga Sumber Rembang Terjerat Kabel Wi-Fi

Sebarkan artikel ini
Peristiwa nahas itu menimpa Suyati (66), warga Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber, pada Selasa (30/6) dini hari.
Example 468x60

Rembang, Jatimmandiri.id – Kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kabel penyedia layanan internet (ISP) yang menjuntai kembali memakan korban di Kabupaten Rembang.

Pihak keluarga korban di Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, kini mendesak pemilik kabel tersebut untuk bertanggung jawab atas dugaan kelalaian yang menyebabkan kecelakaan tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Peristiwa nahas itu menimpa Suyati (66), warga Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber, pada Selasa (30/6) dini hari.

Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor membawa bawang merah untuk dipasarkan ke Rembang.

Namun, setibanya di jalan raya Desa Sekarsari, motornya tersangkut kabel Wi-Fi yang melintang rendah di jalan.

Akibatnya, motor oleng dan terjatuh hingga menyebabkan korban mengalami luka-luka.

Suyanto, menantu korban, menuturkan kronologi kejadian yang dialami ibu mertuanya.

“Kejadian Selasa dini hari (30/06) jam empatan pagi. Ada kabel wifi putus, menjuntai ke bawah. Pangkal kabel masih di tiang. Begitu kena, kabel nggubel-nggubel motor,” ujarnya, Kamis (2/7).

Pascakecelakaan, Suyanto sempat mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek kondisi kabel tersebut.

Saat itu, ia mendapati kabel masih berserakan di pinggir jalan tanpa ada upaya perbaikan atau pengamanan dari pihak pemilik kabel.

Ia bahkan sempat menunggu di sekitar lokasi, berharap adanya petugas atau teknisi dari penyedia layanan internet yang datang untuk melakukan perbaikan.

Namun, hingga siang hari, tidak ada satu pun pihak terkait yang muncul.

“Saya tunggu sampai jam setengah 1 siang di samping koperasi. Siapa tahu ada yang mau benerin, ternyata nggak ada juga. Mau minta klarifikasi, soalnya penyebab kecelakaan sudah jelas dari kabel wifi,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Suyanto mengaku belum mengetahui siapa pihak pemilik atau penyedia layanan kabel Wi-Fi yang membahayakan tersebut.

Baca Juga  Puluhan Warga Grobogan Keluhkan Minyak Bantuan Beraroma Solar, Diminta Jangan Dikonsumsi

Meskipun Suyati telah diizinkan pulang dari RSUD dr R Soetrasno Rembang, pihak keluarga menegaskan akan terus menuntut tanggung jawab dari pemilik kabel.

Luka serius pada bagian lutut kiri korban mengharuskannya untuk menjalani kontrol medis secara rutin.

“Sampai kapanpun tetap saya kejar itu mas. Ibu saya yang paling parah lukanya lutut sebelah kiri. Dari rumah sakit, sudah pulang. Tapi tetap harus kontrol, kemungkinan cukup di Puskesmas,” tegas Suyanto.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pengusaha penyedia layanan internet terkait standar pemasangan kabel.

Suyanto berharap ke depannya, pihak penyedia layanan lebih peduli terhadap pemeliharaan infrastruktur kabel mereka.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *