Intisari Berita:
-
DPC Gerindra Surabaya menggelar napak tilas ke Rumah Kelahiran Bung Karno dan kediaman HOS Tjokroaminoto memperingati momentum kemerdekaan.
-
Ketua DPC Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menyebut program Presiden Prabowo Subianto linier dengan konsep Trisakti Bung Karno dan UUD 1945.
-
Cahyo mendorong generasi Gen Z dan Milenial untuk meneladani etika kepahlawanan Bung Karno, khususnya sikap hormat pada guru, senior, dan keberagaman.
Surabaya, Jatimmandiri.id — Pengurus DPC Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar kegiatan napak tilas sejarah dengan mengunjungi Rumah Kelahiran Bung Karno di Pandean dan kediaman HOS Tjokroaminoto di Peneleh, Surabaya, pada Selasa (11/8/2026). Ziarah sejarah ini digelar untuk meresapi kembali akar perjuangan para pahlawan bangsa yang lahir dan besar di Kota Pahlawan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat mendalam atas rekam jejak sejarah Surabaya dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Hari ini kami, pengurus Gerindra Kota Surabaya, hadir untuk mengilhami dan mengingat kembali sejarah bahwa Surabaya adalah kota yang memiliki sejarah panjang, nilai-nilai historis, serta perjuangan yang luar biasa di masa kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Cahyo Harjo Prakoso di Surabaya, Selasa (11/8/2026).
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur ini mengingatkan bahwa keteladanan para tokoh bangsa mutlak menjadi fondasi moral bagi seluruh kader partai politik dan elemen masyarakat. Nilai persatuan dan gotong royong dinilai vital dalam merawat kemerdekaan.
“Bahwa kami baik sebagai masyarakat biasa, warga Surabaya, bagian dari bangsa Indonesia, maupun sebagai kader partai politik yang merupakan penerus perjuangan para pendiri bangsa harus selalu rendah hati,” imbuh politisi muda tersebut.
Sebut Program Presiden Prabowo Selaras dengan Ajar Trisakti Bung Karno
Selain meresapi histori perjuangan, kunjungan ini dimanfaatkan Gerindra Surabaya untuk menegaskan komitmen pemerintahan nasional saat ini. Cahyo menyebut berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan linier dan selaras dengan konsep Trisakti yang digagas Bung Karno serta amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Semua yang digagas oleh Presiden Prabowo dan dijalankan oleh kabinetnya adalah cara kita mewujudkan kemakmuran yang sejati, sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Pancasila, UUD 1945, serta para pendiri bangsa,” tegas Cahyo.
Ia menambahkan, titik fokus pemerintahan Presiden Prabowo saat ini tidak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memangkas jurang disparitas sosial di tengah masyarakat melalui pemerataan ekonomi dari tingkat bawah.
“Beliau ingin ekonomi tumbuh dari bawah dan diperkuat dari atas agar tidak ada lagi kesenjangan. Harapannya, semua lapisan masyarakat bisa merasakan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan utuh, sehingga angka kemiskinan bisa benar-benar ditekan,” jelasnya.
Dorong Gen Z dan Milenial Teladani Etika Menghormati Guru dan Khas Bung Karno
Melihat tren antusiasme generasi muda Surabaya yang kian gemar mengunjungi situs-situs bersejarah, Cahyo menyambutnya secara positif. Peningkatan literasi sejarah ini diharapkan mampu mencetak calon pimpinan masa depan yang berkarakter kebangsaan kuat.
“Ketika generasi penerus kita (Gen Z dan Milenial) di Surabaya memahami sejarah, Insyaallah saat mereka nantinya menjadi pengusaha, ASN, atau meniti karier apa pun, mereka akan tetap ingat bahwa mereka adalah warga negara yang berlandaskan Pancasila,” tuturnya.
Ia menekankan pentingnya meneladani etika dan moralitas Bung Karno, terutama keteladanannya dalam menghormati orang tua, guru, serta merawat keberagaman bangsa di atas segala kepentingan kelompok.
“Beliau selalu sungkem menghormati orang tua, menghormati guru serta seniornya, dan selalu mau berjuang untuk semua etnis, agama, suku, dan ras demi kepentingan Indonesia,” pungkas Cahyo Harjo Prakoso.












