BeritaBerita DaerahBudayaJatim

Membuka Peluang UMKM di Malang Classic

Editor: ibn
×

Membuka Peluang UMKM di Malang Classic

Sebarkan artikel ini
Sejumlah seniman tari beraksi di panggung utama Nostalgia Malang Classic. Seiring seni pertunjukan yang dihadirkan setiap hari, event semacam ini diharapkan membantu tumbuh kembang UMKM.
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Semarak Hiburan Nostalgia Malang Classic sukses menjembatani pelaku UMKM dengan masyarakat melalui pameran produk lokal, kuliner, kendaraan klasik, dan pertunjukan seni budaya. Event pada 15–18 Oktober 2026 di halaman Bakorwil III Malang ini membuka peluang promosi dan penjualan bagi pelaku usaha sekaligus menghadirkan hiburan masyarakat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Hal ini tercermin dari sejumlah stand UMKM yang terus didatangi pengunjung. Ipunk salah satu perajin topeng Malangan mengaku senang ambil bagian di event itu. “Alhamdulillah bisa nambah penjualan di event ini,” ungkap dia, Senin (19/10). Perajin topeng asal Balearjosari ini berharap bisa ambil bagian di event semacam itu pada masa mendatang.

Wajar jika Malang Classic terus dipadati pengunjung. Sebab sejak pembukaan, event itu terus menghadirkan hiburan menarik. Di antaranya, Tarian Nusantara, Barongsai, dan penampilan Band Nylentang, Seni Bantengan, Jaranan, Reog Ponorogo. Belum lagi kehadiran deretan kendaraan klasik yang menyimpan sejarah mendalam. Dari Vespa, sepeda onthel, mobil-mobil klasik.

Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, menyebut Nostalgia Malang Classic bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempertemukan lintas generasi dan mengenalkan kekayaan sejarah serta budaya Malang.

“Bagi generasi yang lebih senior, acara ini menjadi kesempatan untuk mengenang masa muda. Sementara bagi generasi muda, inilah kesempatan untuk mengenal bahwa Malang memiliki sejarah dan warisan budaya yang begitu kaya,” ujar Asep.

Ia menegaskan, kemajuan daerah perlu berjalan beriringan dengan pelestarian identitas dan budaya masyarakat. “Kita boleh terus bergerak maju, tetapi jangan sampai kehilangan cerita tentang dari mana kita berasal. Kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas dan akar budaya masyarakat,” tambahnya.

Menurut Asep, kegiatan ini sejalan dengan tema HUT ke-81 Provinsi Jatim, “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Ia berharap masyarakat turut mendukung UMKM dengan mengunjungi stan dan membeli produk lokal. (*/ibn)

Baca Juga  Songsong Malang Raya Megapolitan, Kepala Bakorwil III Malang Dorong Kompetensi ASN Berbasis Kewilayahan

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *