Jatim

Polresta Tuban Dialog dengan Mahasiswa, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Penulis: redaksiEditor: Eko Yudiono
×

Polresta Tuban Dialog dengan Mahasiswa, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
Polresta Tuban berdialog dengan BEM dan organisasi mahasiswa untuk menyerap aspirasi, mengoptimalkan upaya menjaga kamtibmas, dan memperkuat sinergi.
Example 468x60

Tuban, Jatimmandiri.id — Polresta Tuban Polda Jawa Timur memperkuat komunikasi dan sinergi dengan kalangan mahasiswa melalui dialog terbuka bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa ekstra kampus (Ormek). Forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta masukan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dialog yang mengusung semangat “Polisi Bersama Masyarakat” itu dipimpin Kapolresta Tuban Kombes Pol. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., di Kangen Kopi, Kecamatan Tuban, Senin (19/10/2026) malam.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sejumlah pimpinan organisasi mahasiswa hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka antara lain Ketua PC PMII Roviq Wahyudin, Ketua PC HMI Agus Siswanto, Ketua DPC GMNI Ain Nur Rochman, perwakilan PC IMM, serta pengurus BEM dari Universitas Sunan Bonang, ITB, dan Unirow.

Dalam dialog itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian mereka. Selain menyampaikan kritik dan masukan, perwakilan mahasiswa juga mengapresiasi langkah cepat Polresta Tuban dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

Perwakilan BEM Universitas Sunan Bonang, Faris, berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan.

“Harapan kami, jargon ‘Polisi Bersama Masyarakat’ bukan hanya sekadar slogan, tetapi benar-benar dimaknai dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Faris.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Jazuli mengapresiasi sikap kritis mahasiswa. Menurut dia, dialog menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi dua arah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Terkait persoalan kamtibmas, Jazuli memastikan jajarannya akan mengoptimalkan patroli pada jam-jam rawan serta melakukan penegakan hukum secara objektif.

“Forum dialog ini menjadi ruang untuk bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta memperkuat sinergi antara Polri dan mahasiswa,” kata Jazuli.

Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004 tersebut menegaskan, Polresta Tuban selalu membuka ruang diskusi dengan berbagai elemen masyarakat. Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan tindak pidana.

Baca Juga  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tuban Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih ke Tiga Desa

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Jika ada gangguan keamanan atau butuh bantuan, silakan manfaatkan layanan Call Center Polri 110,” tutur Jazuli.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi bagi mahasiswa menjelang evaluasi dua tahun masa jabatan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam forum itu, seluruh elemen mahasiswa yang hadir di Kabupaten Tuban menyatakan tidak memiliki agenda aksi turun ke jalan. Mereka memilih mengedepankan kemitraan kritis dan diskusi konstruktif bersama Polresta Tuban.

Melalui komunikasi terbuka tersebut, kepolisian dan mahasiswa diharapkan dapat terus bertukar pandangan serta membangun kerja sama dalam menyikapi berbagai persoalan masyarakat. Sinergi ini diarahkan untuk menjaga situasi keamanan di Kabupaten Tuban tetap aman, tertib, dan kondusif.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *