Kediri, Jatimmandiri.id – Suasana Pasar Rakyat Kota Kediri 2026 semakin semarak memasuki malam kedua, Minggu (9/8/2026).
Berlangsung di GOR Jayabaya, kegiatan yang menghadirkan sekitar 170 stan tersebut menjadi salah satu ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan beragam produk lokal kepada masyarakat.
Tidak hanya menjadi tempat berbelanja, Pasar Rakyat Kota Kediri juga menghadirkan berbagai pilihan kuliner, produk UMKM, kerajinan, hingga makanan tradisional yang mulai jarang ditemui.
Kehadiran beragam produk lokal tersebut mendapat perhatian dari Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.
Menurutnya, Pasar Rakyat menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi produk Kota Kediri sekaligus mendorong pelaku UMKM agar semakin berkembang.
Vinanda mengaku terkesan melihat beragam produk lokal yang ditampilkan.
Menurutnya, banyak produk Kota Kediri yang memiliki kualitas baik dan layak diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Pasar Rakyat Kota Kediri. Luar biasa sekali acaranya. Dari ujung ke ujung produk-produk Kota Kediri dipamerkan,” ungkapnya, Senin (10/8/2026).
Selain produk UMKM, sejumlah stan juga menyajikan makanan tradisional yang kini mulai sulit ditemui.
Kehadiran kuliner tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan kembali kekayaan kuliner daerah, khususnya kepada generasi muda.
Pasar Rakyat, lanjut Vinanda, tidak hanya menjadi tempat masyarakat berbelanja maupun pelaku usaha berjualan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang untuk menggerakkan perekonomian, memperkuat UMKM, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Pasar Rakyat ini bukan hanya tempat kita untuk berbelanja atau berjualan. Tetapi diharapkan bisa menjadi ruang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM, dan menjadi lapangan usaha bagi masyarakat Kota Kediri,” ujarnya.
Ia juga mendorong para pelaku UMKM untuk terus menjaga kualitas produk dan pelayanan.
Menurutnya, kualitas menjadi salah satu kunci agar konsumen merasa percaya dan memiliki keinginan untuk kembali membeli.
“Kualitas produk ini harus terus dijaga agar konsumen ini percaya dan ingin terus kembali. Sehingga ini penting untuk diperhatikan. Saya harap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan pertumbuhan ekonomi Kota Kediri meningkat,” jelasnya.
Pasar Rakyat Kota Kediri 2026 masih akan berlangsung hingga 15 Agustus.
Selain pameran UMKM dan street food, masyarakat juga dapat menikmati beragam hiburan dan kegiatan, mulai dari pertunjukan seni budaya, workshop kerajinan, wahana hiburan, entertainment, hingga pesta kembang api.
Memasuki malam kedua, kemeriahan Pasar Rakyat tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk mencari hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi produk-produk lokal untuk semakin dikenal dan menjangkau konsumen lebih luas.












