Jatim

Lamongan Raih Dua Penghargaan FESyar Jawa Timur 2026

Penulis: RedaksiEditor: Eko Yudiono
×

Lamongan Raih Dua Penghargaan FESyar Jawa Timur 2026

Sebarkan artikel ini
Lamongan meraih dua penghargaan FESyar Jawa Timur 2026 untuk Zona KHAS dan Pariwisata Ramah Muslim di Surabaya.
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id- Kabupaten Lamongan meraih dua penghargaan dalam penutupan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa Timur 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Minggu (25/9/2026).

Dua penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Adapun dua penghargaan yang diterima Kabupaten Lamongan yakni Penghargaan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) serta Penghargaan Pariwisata Ramah Muslim.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menjelaskan, keberadaan Zona KHAS diharapkan tidak hanya memastikan produk kuliner memenuhi ketentuan halal, tetapi juga memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan.

Sementara itu, konsep pariwisata ramah muslim tidak berarti membatasi wisatawan berdasarkan latar belakang tertentu. Destinasi tetap terbuka bagi seluruh wisatawan, tetapi menyediakan fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan muslim.

“Cita-cita kita Indonesia menjadi pemimpin di dunia untuk ekonomi dan keuangan syariah. Adanya Zona KHAS ini harapan kita bukan hanya halal, tapi higienis. Pariwisata muslim friendly artinya tetap welcome siapapun, tetapi bagi wisatawan muslim dia merasa tenang,” ungkap Emil.

Ia mencontohkan fasilitas pendukung seperti petunjuk arah kiblat, sarana prasarana ibadah, serta ketersediaan makanan halal sebagai bagian dari upaya menciptakan destinasi yang nyaman bagi wisatawan muslim.

Menurut Emil, pemerintah daerah yang menerima penghargaan dalam FESyar Jawa Timur 2026 merupakan daerah yang dinilai turut berkontribusi dalam mendorong kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

“Pemda-pemda yang tadi naik ke panggung ini adalah pemda-pemda yang berjasa memajukan ekonomi syariah di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah di Lamongan memiliki peluang yang besar. Potensi tersebut ditopang berbagai sektor, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri halal, kuliner, perdagangan, hingga pariwisata.

Baca Juga  Tabrakan Motor di Kutorejo Mojokerto, Pengendara Tiger Luka Berat Usai Seruduk Stylo

Menurut Pak Yes, momentum FESyar Jawa Timur 2026 menjadi dorongan bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Lamongan untuk terus meningkatkan daya saing. Penguatan kualitas produk dan pelayanan juga dinilai penting agar mampu menangkap peluang pertumbuhan ekonomi halal yang semakin berkembang.

“Alhamdulillah, semoga ini dapat menjadi pemacu untuk terus berinovasi dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Lamongan. Kuliner halal dan pariwisata ramah muslim ke depan tidak hanya menjadi identitas daerah, namun juga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ucap Pak Yes.

Dua penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Kabupaten Lamongan dalam mengembangkan ekosistem ekonomi syariah. Pengembangan tersebut sekaligus diarahkan agar memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Probolinggo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo mengembangkan ekosistem ekspor produk halal dan menyabet prestasi Juara I Kategori Nilai Ekspor…