Kediri, Jatimmandiri.id – Sejak pagi, ribuan pencari kerja (pencaker) memadati Graha SMKN 1 Kediri dengan membawa berkas lamaran dan harapan besar untuk mendapatkan pekerjaan impian.
Antusiasme itu menjadi gambaran tingginya semangat masyarakat dalam mencari peluang karier yang lebih baik pada ajang Kediri Urban Job Fair 2026 yang mengusung tema Menuju Karir yang Lebih Mapan, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati tersebut menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kota Kediri dalam mempertemukan dunia usaha dengan para pencari kerja melalui proses rekrutmen yang terbuka, transparan, dan kompetitif.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati atau yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan bahwa job fair tidak hanya menjadi ajang pencarian kerja, tetapi juga menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan sumber daya manusia yang kompeten.
Menurutnya, perusahaan dapat menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan, karakter, dan keterampilan yang dibutuhkan.
Sementara para pencari kerja memiliki kesempatan lebih luas untuk memilih perusahaan yang sejalan dengan kemampuan, minat, dan cita-cita mereka.
“Adanya kegiatan ini menjadi salah satu komitmen kami, Pemerintah Kota Kediri, untuk menekan angka pengangguran di Kota Kediri. Sekaligus sebagai penerapan sistem rekrutmen tenaga kerja yang transparan, kompetitif, dan menyediakan informasi lowongan kerja secara terpusat,” ujarnya.
Mbak Wali menjelaskan bahwa upaya pengurangan pengangguran di Kota Kediri menunjukkan hasil yang positif.
Pada tahun 2025, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Kediri berhasil turun dari 3,91 persen menjadi 3,76 persen, sekaligus menempatkan Kota Kediri sebagai daerah dengan TPT terendah kedua di Jawa Timur setelah Kota Batu.
Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Kediri untuk terus menghadirkan berbagai program yang mendukung penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kota Kediri menargetkan TPT turun hingga 3,65 persen, bahkan diupayakan dapat mencapai 3,5 persen.
Di hadapan ribuan peserta, Mbak Wali juga memberikan motivasi agar para pencari kerja tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan dunia kerja.
Ia mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai peluang yang tersedia.
“Tidaklah mungkin setiap upaya yang teman-teman lakukan berujung sia-sia. Tetap semangat, terus belajar, dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada,” pesannya.
Kediri Urban Job Fair 2026 menghadirkan 37 perusahaan secara langsung (offline) dan 26 perusahaan secara daring (online).
Secara keseluruhan tersedia sekitar 4.500 lowongan pekerjaan yang terbuka bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai lulusan SMA/SMK, diploma, hingga sarjana.
Besarnya minat masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 3.384 pencari kerja pada hari pelaksanaan.
Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi lowongan, mengikuti proses rekrutmen, hingga berkonsultasi langsung dengan perusahaan yang membuka peluang kerja.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Kediri juga memberikan piagam penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya penyelenggaraan Kediri Urban Job Fair 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam membantu penyerapan tenaga kerja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hery Purnomo, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Kediri Eko Lukmono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Suriyadi, Ketua Kadin Kota Kediri Novianti Handayani, Kepala SMKN 1 Kota Kediri Edy Suroto, pimpinan perusahaan mitra job fair, para tamu undangan, serta ribuan peserta.












