
Mojokerto, Jatimmandiri.id – Tabrakan beruntun yang melibatkan truk Fuso, Toyota Innova, dan sepeda motor memakan korban jiwa di Jalan Nasional Mojokerto-Pasuruan, Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (8/8/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Seorang pengendara Honda Supra X bernomor polisi S 2919 TM tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala.
Korban diketahui bernama Kasiman (67), warga Lingkungan Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, yang sehari-hari bekerja sebagai satpam di salah satu koperasi di Mojosari.
Insiden bermula saat motor korban melaju searah dari timur bersama truk Fuso bernopol L 8954 UD dan sebuah Toyota Innova yang identitasnya belum diketahui.
Usai kejadian, pengemudi Toyota Innova tersebut diduga melarikan diri.
Saksi mata di lokasi kejadian, Karisma Bagus, menuturkan bahwa ketiga kendaraan melaju dari arah yang sama sebelum benturan terjadi.
“Kronologinya tadi itu sempat ada Kijang Innova. Itu kayak nabrak yang truknya tadi. Sama-sama dari timur. Terus tiba-tiba ada sepeda. Sepedanya dari timur juga,” kata Bagus di lokasi kejadian.
Bagus menjelaskan, posisi sepeda motor korban mulanya terapit di antara truk dan mobil Innova.
Saat melaju, motor korban diduga bersenggolan dengan sisi kanan truk Fuso hingga korban terjatuh dan masuk ke kolong truk.
“Iya katanya dengan mobil truk kalau yang kelindes tadi. Sisi kanan. Tiba-tiba kok sepedanya geletak gitu. Akhirnya orangnya ya keseret itu,” terangnya.
Usai melindas korban, pengemudi truk Fuso sempat tak menghiraukan kejadian dan berupaya melanjutkan perjalanan.
Mengetahui hal tersebut, warga sekitar langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya truk berhasil dihentikan beberapa kilometer dari lokasi.
“Truknya tadi enggak mau berhenti. Terus tak kejar sama dua orang. Itu baru mau berhenti. Pengakuannya ngaku juga,” tambahnya.
Korban yang menderita luka fatal langsung meninggal dunia di tempat.
“Meninggal,” pungkasnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mensterilkan area, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengevakuasi jasad korban.
Hingga kini, pengemudi truk Fuso masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan tersebut.












