Jatimꦧꦸꦢꦪ

Jamasan Gong Kiai Pradah 2026 Jadi Wujud Pelestarian Seni Budaya dan Pariwisata Blitar

×

Jamasan Gong Kiai Pradah 2026 Jadi Wujud Pelestarian Seni Budaya dan Pariwisata Blitar

Sebarkan artikel ini
Jamasan Gong Kiai Pradah dihelat di Alun-Alun eks Pembantu Bupati Lodoyo Timur.
Example 468x60

Blitar, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar kembali menggelar upacara adat Jamasan Gong Kiai Pradah di Alun-Alun eks Pembantu Bupati Lodoyo Timur, yang kini berada di wilayah Kecamatan Sutojayan, Kamis (27/8/2026).

Tradisi tahunan tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian warisan budaya sekaligus upaya mengembangkan potensi pariwisata berbasis seni dan budaya di Kabupaten Blitar.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Rangkaian prosesi diawali dengan malam tirakatan di Gedong Pusaka, tempat Gong Kiai Pradah disemayamkan.

Pada pagi harinya, pusaka tersebut dikeluarkan untuk menjalani prosesi jamasan atau siraman. Selain Gong Kiai Pradah, kegiatan budaya tersebut juga menampilkan wayang Krucil.

Prosesi jamasan yang dilaksanakan setiap bulan Maulid atau Rabiul awal tersebut menjadi tradisi yang terus dipertahankan masyarakat Kabupaten Blitar.

Selain memiliki nilai spiritual dan historis, keberadaan tradisi ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata budaya yang mampu mendatangkan masyarakat dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto mengatakan Jamasan Gong Kiai Pradah merupakan salah satu bentuk wisata budaya yang memiliki nilai historis, spiritual, sekaligus kekayaan seni yang tinggi.

Menurutnya, pelestarian tradisi tersebut perlu berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata daerah agar keberadaannya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Untuk itu dalam upaya melestarikan kebudayaan seperti ini seharusnya dikolaborasikan dengan pengembangan wisata daerah,” kata Rijanto.

Ia menilai berbagai pagelaran dan tradisi budaya dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang mampu mendatangkan pengunjung, baik dari dalam daerah maupun mancanegara.

Karena itu, Pemkab Blitar ke depan mendorong pengembangan pariwisata yang memiliki fondasi kuat pada kebudayaan.

Upaya tersebut diharapkan dapat menjadikan kekayaan tradisi lokal sebagai bagian penting dari pengembangan destinasi wisata daerah.

Baca Juga  255 Titik Koperasi Merah Putih Tuntas, Kodim Blitar Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Desa

Rijanto juga mengajak masyarakat, budayawan, serta pelaku UMKM untuk bersama-sama mengembangkan kawasan Lodoyo-Sutojayan sebagai salah satu poros seni dan budaya Kabupaten Blitar.

Menurutnya, kawasan tersebut tidak cukup hanya dikenal sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan budaya, tetapi juga perlu dikembangkan menjadi kawasan yang mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Terlepas dari itu, Jamasan Gong Kiai Pradah juga dapat lebih meningkatkan sumber pertumbuhan ekonomi kreatif serta destinasi wisata budaya unggulan Kabupaten Blitar,” tuturnya.

Rijanto menegaskan bahwa Jamasan Gong Kiai Pradah merupakan salah satu kekayaan budaya unggulan Kabupaten Blitar yang memiliki perpaduan nilai sejarah, spiritualitas, dan keindahan seni.

Pelestarian tradisi tersebut, lanjutnya, bukan hanya berkaitan dengan menjaga keberadaan kesenian warisan leluhur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan jati diri masyarakat dan memperkuat kebudayaan sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah.

“Dalam hal kebudayaan selain upaya pelestarian seni tradisi ini berarti kita ikut menjaga jati diri, menyatukan tekad dan menguatkan kebudayaan sebagai daya tarik pembangunan di Kabupaten Blitar,” pungkasnya.

Upacara Jamasan Gong Kiai Pradah dihadiri Bupati Blitar Rijanto bersama istrinya Ninik Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah bersama istrinya Arina Beky, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bersama istrinya Kharisa Rizki Umami Muhibbin, Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta ribuan masyarakat dari Blitar maupun luar daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Perwakilan warga dan sekolah di Kaliwaron, Surabaya, berencana mengajukan rapat dengar pendapat kepada DPRD Kota Surabaya untuk…