Blitar, Jatimmandiri.id – Komandan Kodim 0808/Blitar, Letnan Kolonel Infanteri Virlani Arudyawan, secara resmi menyerahkan ratusan unit sarana dan prasarana guna menunjang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Penyerahan simbolis dilaksanakan di halaman Makodim 0808/Blitar, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang dikelola secara mandiri.
“Penyerahan sarana prasarana ini merupakan wujud dukungan nyata TNI, khususnya Kodim 0808/Blitar, agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berjalan maksimal, meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa, dan melayani kebutuhan warga dengan lebih baik,” kata Virlani.
Dari total target 260 titik KDKMP yang direncanakan di seluruh wilayah Blitar, sebanyak 255 titik telah selesai dikerjakan dan dinyatakan tuntas atau mencapai 100 persen penyelesaian fisik maupun administrasi.
Sementara itu, 5 titik lokasi lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir dan dipastikan akan segera rampung dalam waktu dekat.
Untuk mendukung kelancaran aktivitas usaha di setiap titik yang telah beroperasi, Kodim 0808/Blitar menyalurkan berbagai jenis kendaraan operasional dengan jumlah total mencapai 626 unit.
Adapun armada yang diserahkan meliputi 229 unit truk guna kebutuhan pengangkutan barang dalam jumlah besar, 164 unit mobil pikup untuk distribusi jarak menengah hingga jauh, serta 233 unit tosa roda tiga yang disesuaikan untuk mobilitas di jalan-jalan pedesaan.
Virlani menambahkan, pemilihan jenis kendaraan juga telah disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kebutuhan riil di lapangan agar pemanfaatannya dapat berjalan efektif dan efisien.
“Kami berharap seluruh armada yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan penuh tanggung jawab, dan dikelola secara transparan demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Lebih lanjut, Virlani menyampaikan, keberadaan KDKMP diharapkan menjadi wadah yang mampu menggerakkan roda perekonomian warga, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, serta menciptakan kemandirian ekonomi di desa dan kelurahan.
“Kami akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara berkala guna memastikan sarana yang diberikan benar-benar berfungsi dan memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan masyarakat Blitar,” pungkasnya.












