Intisari Berita:
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar khitanan massal gratis bagi 175 anak di Pantai Slopeng, Sumenep, dalam rangka Hari Jadi ke-81 Jatim.
- Bakti sosial kesehatan melibatkan 25 meja tindakan berstandar spesialis urologi dan anestesi, dilengkapi pemeriksaan umum untuk 240 lansia dan mobil rontgen TBC.
- Pemprov Jatim bersama IKA UNAIR, TNI AL, dan Baznas Jatim turut menyalurkan 100 paket nutrisi guna mengintervensi pencegahan stunting.
Sumenep, Jatimmandiri.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menggelar bakti sosial pelayanan khitanan massal gratis bagi anak-anak di kawasan wisata Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ini diselenggarakan sebagai wujud nyata penguatan derajat kesehatan anak dalam momentum puncak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Antusiasme masyarakat pesisir Madura terhadap program ini tercatat sangat tinggi. Tingginya animo keluarga yang datang mendorong Pemprov Jatim menambah kapasitas layanan medis dari kuota awal 150 anak menjadi 175 anak, sehingga seluruh peserta yang hadir dapat terakomodasi tindakan sirkumsisi secara gratis dan higienis.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, peringatan hari jadi provinsi difokuskan pada perluasan akses layanan dasar yang menyentuh masyarakat akar rumput secara langsung.
“Pendekatan pembangunan yang kita lakukan adalah pendekatan Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index. Ada tiga dimensi penting yang terus kita kuatkan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” urai Khofifah, Kamis (15/10/2026).
“Karena itu, layanan dan bantuan yang kita hadirkan hari ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk khitan massal yang ternyata mendapat antusiasme yang cukup besar dari masyarakat,” imbuhnya.
Standar Medis Spesialis Urologi dan Prosedur Komprehensif 25 Meja Tindakan
Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan setiap anak, pelaksanaan khitanan massal ini didukung langsung oleh jajaran tenaga kesehatan lintas rumah sakit di Jawa Timur, termasuk keterlibatan tim konsultan spesialis urologi dan spesialis anestesi. Tim medis mengoperasikan sebanyak 25 meja tindakan yang dilengkapi sarana bedah minor, persediaan obat-obatan paten, serta bahan medis habis pakai yang steril.
Alur pelayanan medis disusun secara terstruktur dengan memprioritaskan kesiapan fisik maupun psikologis peserta:
- Registrasi dan Skrining Awal: Proses verifikasi identitas, pendataan riwayat medis, serta pemeriksaan tanda vital dan kondisi fisik umum sebelum tindakan.
- Informed Consent dan Edukasi: Edukasi mengenai tahapan khitan kepada anak dan orang tua, serta pengesahan persetujuan tindakan medis resmi.
- Penanganan Bedah Minor: Tindakan sirkumsisi oleh tenaga profesional di 25 meja bedah higienis.
- Pascatindakan dan Kontrol: Distribusi paket obat sesuai indikasi medis, penerbitan surat kontrol perawatan luka, pembagian paket bingkisan, serta edukasi perawatan mandiri di rumah.
Pemeriksaan 240 Warga Lansia, Mobil Rontgen TBC, dan Klinik Gigi IKA UNAIR
Selain tindakan bedah sirkumsisi, bakti sosial di Pantai Slopeng turut membuka posko pemeriksaan kesehatan umum bagi komunitas dewasa dan lanjut usia (lansia) dengan target sasaran mencapai 240 orang. Pemeriksaan gratis ini mencakup penilaian status gizi, kadar gula darah, rekam fungsi jantung, hingga deteksi dini faktor risiko stroke. Satu unit mobil rontgen turut disiagakan di lokasi untuk memfasilitasi penapisan rontgen dada bagi warga yang terindikasi memiliki faktor risiko Tuberkulosis (TBC).
Sebanyak 20 tenaga kesehatan diterjunkan secara terpadu, melibatkan sinergi dari Puskesmas Dasuk Kabupaten Sumenep, RS Pura Raharja Surabaya, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), serta unsur medis TNI Angkatan Laut.
Pada klaster kesehatan gigi dan mulut, IKA UNAIR bersama jajaran TNI mengerahkan dokter gigi dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Sumenep yang ditopang armada mobil klinik gigi bergerak untuk melayani pembersihan karang, penambalan, hingga ekstraksi gigi secara cuma-cuma.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada IKA UNAIR yang telah memberikan dukungan tenaga medis, termasuk dokter gigi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” tutur Khofifah.
Intervensi 100 Paket Stunting Baznas Jatim dan Sinergi Pembangunan Holistik
Melengkapi dimensi kesehatan ibu dan anak, Pemprov Jatim bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim mendistribusikan 100 paket bantuan nutrisi khusus pencegahan stunting yang dialokasikan bagi ibu hamil serta balita dengan indikasi masalah nutrisi kurang.
Rangkaian pelayanan kesehatan terpadu ini diintegrasikan pula dengan gerai literasi publik serta penyaluran stimulus bantuan ekonomi kerakyatan, menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam memperkuat pilar kesehatan, pendidikan, dan perekonomian secara simultan.
Khofifah melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Sumenep, aparat TNI, Baznas, IKA UNAIR, dan seluruh sukarelawan medis yang telah mewujudkan aksi kolaboratif ini.
“Sinergi ini menjadi kekuatan luar biasa. Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Mudah-mudahan seluruh ikhtiar ini membawa manfaat dan barokah bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkas Khofifah.












