EkbisJatim

Harga Pertamax Naik, Sopir Travel Keluhkan Pertalite dan Solar Makin Sulit Didapat

×

Harga Pertamax Naik, Sopir Travel Keluhkan Pertalite dan Solar Makin Sulit Didapat

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Ponorogo, Jatimmandiri.id, – Kenaikan harga BBM nonsubsidi, khususnya Pertamax, mulai memunculkan dampak di lapangan. Sejumlah pengendara mengaku semakin kesulitan mendapatkan Pertalite dan Solar karena antrean di SPBU kian panjang dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini dirasakan oleh para sopir hingga masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.

Fenomena tersebut terjadi setelah PT Pertamina (Persero) menyesuaikan harga BBM nonsubsidi pada 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Kenaikan ini diduga membuat sebagian konsumen beralih ke BBM bersubsidi yang harganya tetap, sehingga meningkatkan permintaan di sejumlah SPBU.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Edwin, sopir travel rute Ponorogo, Jawa Timur, menuju Solo, Jawa Tengah. Hampir setiap hari ia harus berburu bahan bakar untuk kendaraan yang digunakannya bekerja. Namun belakangan, mendapatkan Solar maupun Pertalite menjadi tantangan tersendiri.

Menurut Edwin, antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Ponorogo maupun Solo semakin panjang sejak harga Pertamax naik. Ia bahkan menilai kondisi di Ponorogo lebih sulit dibandingkan di Solo.

“Sejak Pertamax harganya naik itu, antrean Pertalite di SPBU Ponorogo maupun di Kota Solo makin panjang. Tapi lebih susah di Ponorogo,” ungkap Edwin.

Kesulitan serupa juga terjadi saat mencari Solar. Ia mengatakan tidak semua SPBU menyediakan stok Solar sehingga antrean kendaraan sering kali mengular. Bahkan menurutnya, mendapatkan Solar kini lebih sulit dibandingkan Pertalite.

“Kalau mau beli Solar harus pagi-pagi, agak siangan dikit udah habis di mana-mana,” keluhnya.

Cerita serupa datang dari Alex, warga Solo yang mengaku kerap kesulitan memperoleh BBM bersubsidi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai kondisi tersebut semakin terasa setelah kenaikan harga Pertamax pada awal Juni lalu.

Baca Juga  Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Dibanderol Rp2,29 Juta per Gram

Alex mengaku beberapa kali mendapati SPBU di Kota Solo kehabisan stok Pertalite maupun Solar. Saat mencoba mencari bahan bakar hingga ke SPBU di ruas Tol Solo–Madiun, ia tetap menemui antrean panjang dan keterbatasan stok.

“Di SPBU Kota Solo sering kehabisan. Akhirnya saya berburu ke SPBU ruas tol Solo-Madiun, ternyata sudah ngantri, habis!” ujar Alex.

Di tengah keluhan masyarakat, harga BBM bersubsidi hingga saat ini masih dipertahankan pemerintah. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar berada di angka Rp6.800 per liter.

Sementara itu, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian harga mengikuti perkembangan harga minyak dunia. Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Meski demikian, Pertamina masih mempertahankan harga beberapa produk lainnya. Pertamax Turbo tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Kenaikan harga juga terjadi pada produk BBM yang dipasarkan BP-AKR. Harga BP 92 (RON 92) meningkat dari Rp12.390 menjadi Rp16.670 per liter. Sementara BP Ultimate naik dari Rp12.930 menjadi Rp17.240 per liter.

Untuk produk diesel, BP-AKR belum melakukan perubahan harga. BP Ultimate Diesel tetap berada di level Rp25.060 per liter.

Di sisi lain, pasokan BBM di sejumlah SPBU Shell dan Vivo masih terbatas. Saat ini Shell hanya menjual Shell V-Power Diesel dengan harga Rp24.490 per liter, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai Rp30.890 per liter.

Sementara itu, hingga Kamis (25/6/2026), SPBU Vivo belum mengumumkan pembaruan harga BBM terbaru yang mereka pasarkan.

Berikut daftar harga BBM per 25 Juni 2026:

Pertamina

  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter
  • Pertamax: Rp16.250/liter
  • Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
  • Pertamax Turbo: Rp20.750/liter
  • Dexlite: Rp23.000/liter
  • Pertamina Dex: Rp24.800/liter
Baca Juga  Purbaya Wakili Surabaya di Festival Reog Ponorogo 2026, Siap Rebut Piala Presiden

BP-AKR

  • BP 92: Rp16.670/liter
  • BP Ultimate: Rp17.240/liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp25.060/liter

Shell

  • Shell V-Power Diesel: Rp24.490/liter

Vivo

  • Belum mengumumkan harga terbaru.
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *