BeritaJatim

GPM Harkopnas Probolinggo Diserbu Warga

Penulis: YusronEditor: ibn
×

GPM Harkopnas Probolinggo Diserbu Warga

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari (kiri) didampingi Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, meninjau Gerakan Pangan Murah dalam rangka Harkopnas ke-79 di halaman Kantor Satpol PP, Kota Probolinggo.
Example 468x60

Probolinggo, Jatim Mandiri

Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di halaman Kantor Satpol PP, Selasa sore (28/7). Kegiatan yang menggandeng Pabrik Gula Wonolangan itu sudah diserbu warga meski sesi penjualan belum dimulai.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Maklum saja, beragam kebutuhan pokok dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. Komoditas yang dipasarkan meliputi beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000, Minyakita kemasan 2 liter Rp31.000, gula pasir Rp15.500 per kilogram, bawang merah, bawang putih, telur puyuh, telur ayam broiler, tepung terigu, mi instan, tomat, dan cabai.

Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan pelaksanaan GPM kali ini menggandeng Pabrik Gula Wonolangan untuk memenuhi kebutuhan gula pasir. Sementara bawang merah, cabai, dan telur puyuh berasal dari hasil panen petani lokal binaan DKPPP, sedangkan komoditas lainnya dipasok distributor besar di Kota Probolinggo.

“Gerakan Pangan Murah akan terus kami hadirkan dalam berbagai kegiatan Pemerintah Kota Probolinggo. Langkah ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, menekan laju inflasi daerah, sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Fitriawati.

Khusus pelaksanaan GPM Harkopnas tahun ini, DKPPP menyiapkan Minyakita sebanyak 360 liter dalam kemasan 2 liter, telur ayam broiler 50 kilogram, serta gula pasir 100 kilogram.

Salah seorang warga Kelurahan Curahgrinting, Suhara (60), mengaku sengaja datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Menurutnya, program tersebut membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga sekaligus biaya operasional warung makan yang dikelolanya.

“Harga sembako di sini lebih murah dibandingkan di pasaran. Ini sangat membantu karena bisa menghemat pengeluaran rumah tangga sekaligus menekan biaya operasional warung makan yang saya kelola. Selisihnya bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga yang lain,” tutur Suhara.

Baca Juga  Presiden Ingin Modifikasi Cuaca, Tapi Belum Bisa

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, yang meninjau pelaksanaan GPM, menyapa masyarakat, serta membagikan sejumlah kemasan minyak goreng kepada pengunjung.

Ina menilai Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kota Probolinggo dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap mudah dijangkau.

“Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Semoga kegiatan seperti ini terus dimanfaatkan dengan baik sehingga kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo semakin meningkat,” tandas Ina Dwi Lestari. (yf/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali masuk The Sustainability Yearbook 2026 dan mempertahankan status…

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Hipotesis kehancuran Atlantis melalui gempa, tsunami, dan kenaikan muka laut mendorong kajian lintas disiplin yang mempertemukan…

Berita

Tiga Menko, Kapolri, Menlu hingga sejumlah kepala lembaga berganti posisi *   Jakarta, Jatim Mandiri Tampilkan Gambar PRESIDEN Prabowo Subianto…