BeritaBerita DaerahJatengOlahraga

Dua Atlet Berpulang di Porprov Jateng

Editor: ibn
×

Dua Atlet Berpulang di Porprov Jateng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Semarang, Jatim Mandiri

Rangkaian Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang kian diselimuti duka. Setelah atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), meninggal pada Minggu (25/10), terbaru pesilat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata (19), berpulang pada Rabu (28/10).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sebelumnya, Ayudiah mengalami patah tulang jari tengah tangan kiri ketika bertanding melawan atlet Kabupaten Batang, Senin (26/10). Ketua Umum KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan Ayudiah masih sadar ketika dibawa ke rumah sakit.

“Berdasarkan keterangan yang mengantar ke rumah sakit saat kejadian, almarhumah dalam keadaan sadar,” katanya.

Direktur RS Primaya Semarang, dr Aditya Nugraha, menjelaskan Ayudiah menjalani operasi pada Selasa (27/10), dan sempat sadar penuh serta dapat berkomunikasi. Namun, sekitar pukul 05.30 WIB keesokan harinya, petugas mendapati pasien tidak sadar, tidak bernapas, dan tidak memiliki denyut jantung. “Kami belum bisa memastikan apa sebabnya. Kami akan dalami,” ujar Aditya.

Pihak rumah sakit menyebut operasi tersebut bukan operasi besar. Penyebab pasti kematian Ayudiah masih didalami. Sementara itu, pertandingan pencak silat Porprov tetap berlangsung sesuai jadwal pada 25–31 Oktober 2026.

Sebelumnya, Syabilla, atlet selam asal Kabupaten Jepara, meninggal setelah mengikuti nomor open water finswimming 3.000 meter di perairan Awann Costa, Semarang Barat, Minggu (25/10). Sebelum kejadian, ia telah menyumbangkan dua medali emas untuk Jepara pada nomor 100 meter dan 200 meter bifins putri. (*/ibn)

 

Example 300250
Baca Juga  Destry Calon Tunggal Gubernur BI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Di balik terumbu karang Gosong Gia, pertanyaan penting bagi penelitian arkeologi bukan hanya apakah terdapat batuan…