BeritaBerita DaerahJatim

Polisi Warning Pelanggar Perlintasan KA

Editor: ibn
×

Polisi Warning Pelanggar Perlintasan KA

Sebarkan artikel ini
Bukan hanya pengendara sepeda motor, truk bermuatan juga tampak menerobos palang pintu perlintasan kerata api yang telah ditutup di Mangkrengan, Desa Sumberagung, Grati, Pasuruan, Rabu (28/10). Abdullah
Example 468x60

 

Pasuruan, Jatim Mandiri

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Polres Pasuruan Kota menyampian peringatan (warning) bagi pengendara yang menerobos palang pintu perlintasan kereta api. Ini menyusul banyaknya pelanggaran di perlintasan di Mangkrengan, Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/10).

Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat berada dekat jalur rel ketika kereta penumpang melintas. Kendaraan besar termasuk truk bermuatan, juga memadati kawasan perlintasan tersebut.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan mengatakan penertiban akan dilakukan di lokasi dan sejumlah perlintasan sebidang lainnya. “Hal ini sangat membahayakan keselamatan jiwa pengendara itu sendiri. Kami akan segera tindak lanjuti dan lakukan penertiban di lokasi,” tegasnya.

Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Ipda Junaidi mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melewati palang pintu kereta api. Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dalam Operasi Patuh Semeru 2026.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melewati palang pintu perlintasan kereta api. Perilaku seperti ini sangat berbahaya, karena sedikit saja kelalaian dapat berakibat fatal,” ujar Junaidi.

“Dalam Operasi Patuh Semeru 2026, Polres Pasuruan Kota mengedepankan edukasi dan langkah pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” lanjut dia.          Pasal 114 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan pengemudi berhenti ketika sinyal berbunyi atau palang mulai ditutup, serta mendahulukan kereta api. “Jangan mempertaruhkan keselamatan hanya karena ingin lebih cepat sampai tujuan. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” tutup Junaidi. (dul/ibn)

Example 300250
Baca Juga  Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026: Gelorakan Semangat Kompetisi dan Literasi Digital Generasi Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Menelusuri Jejak Peradaban Kuno Di balik terumbu karang Gosong Gia, pertanyaan penting bagi penelitian arkeologi bukan hanya apakah terdapat batuan…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Film dokumenter The Longest Wait yang mengangkat perjalanan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 mulai tayang…