Yogyakarta, Jatim Mandiri – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperjuangkan alokasi anggaran daerah agar manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui pembangunan infrastruktur desa.
Ketua DPRD DIY Nuryadi mengatakan anggaran daerah harus kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan yang benar-benar dibutuhkan. Salah satu contohnya adalah pembangunan jalan cor beton di Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, yang dinilai penting untuk menunjang akses warga.
“Ini bukan uang saya, tetapi uang masyarakat. Kami sebagai wakil rakyat hanya memperjuangkan agar anggaran itu kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan yang bermanfaat,” kata Nuryadi, Sabtu (25/7).
Pembangunan jalan cor beton sepanjang 300 meter tersebut bersumber dari APBD DIY melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dalam program Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU). Program itu merupakan hasil sinergi DPRD DIY dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY untuk memperkuat infrastruktur pedesaan sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Nuryadi menilai warga Bleberan telah menunjukkan kedewasaan berdemokrasi karena memilih wakil rakyat berdasarkan rekam jejak dan kinerja, bukan karena praktik politik uang. Menurut dia, kesadaran politik seperti itu menjadi modal penting bagi kemajuan daerah.
“Saya melihat kesadaran politik masyarakat sangat tinggi. Mereka memilih wakil rakyat karena ingin mendapatkan pemimpin yang bekerja, bukan karena praktik money politics,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meningkatnya kualitas demokrasi harus diimbangi dengan tanggung jawab wakil rakyat dalam memperjuangkan pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Karena itu, menurut dia, setiap aspirasi warga perlu diterjemahkan menjadi program yang memberi dampak langsung.
Dalam kesempatan itu, Nuryadi juga menyebut masih ada sekitar 400 meter ruas jalan yang belum tersambung. Ia meminta pemerintah kalurahan dan padukuhan segera menyiapkan proposal pembangunan lanjutan agar bisa diperjuangkan dalam pembahasan APBD DIY Tahun Anggaran 2027.
“Masih ada sekitar 400 meter yang perlu diselesaikan. Silakan proposalnya disiapkan. Kami akan berupaya memasukkannya dalam pembahasan anggaran tahun 2027 agar dapat direalisasikan sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya.
DPRD DIY berharap pembangunan infrastruktur desa seperti jalan cor beton dapat terus berlanjut sehingga akses warga semakin lancar, aktivitas ekonomi lebih mudah, dan pemerataan pembangunan di wilayah DIY bisa semakin terasa.












