Madiun, Jatim Mandiri
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun melalui audiensi di Pendopo Kabupaten Madiun, Senin (3/8). Kerja sama difokuskan pada pengelolaan aset, pembiayaan pembangunan, dan percepatan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Audiensi bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto itu menjadi langkah memperluas kolaborasi pengelolaan kekayaan negara dan daerah sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Arik Hariyono, mengatakan sinergi tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan aset dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
Arik berharap kapasitas penilai aset di daerah juga terus ditingkatkan melalui pelatihan yang lebih mudah dijangkau. “Nanti narasumbernya bisa kita datangkan dari Surabaya, biar lebih hemat dan efektif,” katanya.
Kerja sama juga meliputi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), pengelolaan piutang daerah, pelayanan penilaian BMD, penguatan kapasitas penilai profesional di daerah, serta optimalisasi pelayanan lelang.
Dalam pertemuan tersebut, DJKN juga memperkenalkan peran Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, yakni Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Kehadiran SMV diharapkan membuka peluang pembiayaan dan penjaminan bagi berbagai proyek pembangunan daerah.
Salah satu implementasi kolaborasi telah berjalan melalui proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) penyediaan infrastruktur penerangan jalan di Kabupaten Madiun. Proyek senilai sekitar Rp101 miliar tersebut memperoleh penjaminan dari PT PII.
Skema KPBU dinilai mampu mempercepat penyediaan infrastruktur tanpa membebani APBD secara langsung, sekaligus meningkatkan efisiensi anggaran dan kepastian pelaksanaan proyek melalui penjaminan pemerintah.
Kanwil DJKN Jawa Timur berharap sinergi ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah, memperkuat akuntabilitas laporan keuangan pemerintah daerah, serta mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Madiun. (mhe/ibn)












