BeritaHeadlineJatim

Aksi Siswa SD Nyawer Biduan Dievaluasi

×

Aksi Siswa SD Nyawer Biduan Dievaluasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BATU, Jatim Mandiri – Aksi sejumlah siswa SD menyawer biduan saat kegiatan jalan sehat “Mlaku Fest” di Kota Batu, Kamis (20/8/2026), menuai keberatan dari wali murid. Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Batu mengakui kejadian tersebut kurang pantas dan menyatakan akan memperketat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Kegiatan yang digelar di Rest Area Mayangsari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, itu diikuti ribuan siswa SD se-Kecamatan Batu dan sejumlah wali murid.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Saat hiburan musik berlangsung, beberapa siswa terlihat berjoget, naik ke panggung, lalu memberikan uang kepada biduan. Kejadian tersebut kemudian menjadi sorotan karena berlangsung dalam kegiatan yang melibatkan peserta didik sekolah dasar.

Seorang wali murid berinisial Z mengaku menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena menurutnya pengawasan terhadap siswa saat acara berlangsung kurang maksimal.

“Terus terang saya prihatin sekali, sebab tidak ada pengawasan dari para guru dan pihak panitia pelaksana. Saya khawatir moral anak saya menjadi rusak karena aksi tersebut,” ungkapnya.

Menurut Z, ia membayar Rp5 ribu untuk kegiatan jalan sehat tersebut, terdiri atas Rp3 ribu untuk gerak jalan dan Rp2 ribu untuk permainan.

Ia juga menilai hiburan dalam kegiatan pelajar seharusnya mempertimbangkan usia peserta.

“Saya menilai itu sangat tidak pantas sekali, apalagi sampai berjoget dengan orang dewasa sambil menyawer uang,” katanya.

Z berharap Dinas Pendidikan Kota Batu melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan agar kejadian serupa tidak terulang.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Batu, Mohammad Mustain, M.Ag, menjelaskan aksi menyawer terjadi secara spontan dan tidak termasuk dalam susunan acara panitia.

“Kejadian di luar perencanaan. Tindakan menyawer oleh beberapa siswa SD tersebut terjadi secara spontan, mendadak, dan sama sekali tidak ada dalam rangkaian susunan acara yang direncanakan panitia,” ujarnya.

Baca Juga  Rem Diduga Picu Kecelakaan Beruntun

Mustain mengakui terdapat kekurangan dalam pengawasan setelah kegiatan gerak jalan.

“Sebagai panitia, KKGO, BAPOPSI dan K3S, kami mengakui bahwa kejadian spontan tersebut kurang pantas dan kurang etis dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar,” katanya.

Menurut dia, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi panitia, kepala sekolah, dan pendidik.

“Ke depan, kami akan memperketat pengawasan serta pengkondisian acara agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” tegasnya.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan menyatakan komitmen untuk memperkuat pembinaan etika peserta didik dalam kegiatan di dalam maupun di luar sekolah.

Hingga berita ini ditulis, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Noer Adhim belum memberikan keterangan mengenai tindak lanjut atas kejadian tersebut. (YF/Yan)

————————-

Berikut klarifikasi ​yang dikirimkan kepada awak media, melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA).

Terima kasih atas konfirmasi dan kepedulian yang Bapak sampaikan. Perhatian media terhadap perkembangan etika dan moralitas generasi muda tentu menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami.

​Terkait temuan pada kegiatan jalan sehat tadi pagi, berikut adalah klarifikasi yang dapat kami sampaikan:
– ​Kronologi Kejadian: Kegiatan utama yang diselenggarakan adalah gerak jalan, yang kemudian dilanjutkan dengan acara pengundian hadiah hiburan yang diselingi penampilan penyanyi lokal.
– ​Kejadian di Luar Perencanaan: Tindakan menyawer oleh beberapa siswa SD tersebut terjadi secara spontan, mendadak, dan sama sekali tidak ada dalam rangkaian susunan acara yang direncanakan panitia.
– Pengawasan dan Evaluasi: Sebagai Paniti, KKGO, BAPOPSI dan K3S, kami mengakui bahwa kejadian spontan tersebut kurang pantas dan kurang etis dilakukan oleh anak-anak usia sekolah dasar.
– Langkah Tindak Lanjut: Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi mendalam dan pembelajaran berharga bagi kami beserta seluruh kepala sekolah dan pendidik.
– Ke depan, kami akan memperketat pengawasan serta pengkondisian acara agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Baca Juga  GAPEMBI Jombang Resmi Dibentuk, Perkuat Standarisasi Dapur MBG dan Kerjasama dengan jatimmandiri.id

​Kami berkomitmen untuk terus membimbing dan menjaga nilai-nilai etika peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.

​Demikian klarifikasi ini kami sampaikan.

Terima kasih atas kerja sama dan kemitraan media dalam mengawal pendidikan anak-anak kita.

​Salam hormat,
Panitia

Ngapunten sanget.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *