Kota Besar

Dinilai Tak Mampu Selesaikan Masalah Pedagang, Koordinator Pasar Surabaya Desak Direktur PT Pasar Surya Mundur

×

Dinilai Tak Mampu Selesaikan Masalah Pedagang, Koordinator Pasar Surabaya Desak Direktur PT Pasar Surya Mundur

Sebarkan artikel ini
Pasar Surabaya
Saat Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda), Gianto Sulistyono, rapat dengan para pedagang di Pasar Babaan, Pabean Cantikan, Jumat lalu (dok: Abah Hafid)
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Koordinator Pedagang Pasar Surabaya (Abah Hafidz/Abu Nawas) mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya, Gianto Sulistyono, untuk mundur.

  • Desakan dipicu kekecewaan pedagang Pasar Babaan, Pasar Tembok, dan Keputran Selatan atas ketidakmampuan direksi mengambil keputusan.

  • Meminta Wali Kota Eri Cahyadi dan Badan Perekonomian Pemkot Surabaya segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PT Pasar Surya.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Gejolak di kalangan pedagang pasar tradisional Kota Surabaya kembali memanas. Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Abah Hafidz (yang akrab disapa Abu Nawas), secara terbuka mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda), Gianto Sulistyono, untuk meletakkan jabatannya.

Desakan keras tersebut tercetus usai digelarnya konsolidasi dan rapat bersama para pedagang Pasar Babaan, Pabean Cantikan, yang mengeluhkan menumpuknya berbagai kendala operasional di lapangan tanpa ada solusi konkret dari pihak pengelola.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Gus Hafidz mengungkapkan bahwa para pedagang telah mencapai titik kejenuhan atas sikap jajaran direksi yang terkesan tidak berani mengambil keputusan strategis sesuai kewenangannya.

“Pedagang sudah jengkel. Setiap ada persoalan, beliau tidak bisa mengambil keputusan. Selalu dilempar ke Direktur Utama atau bahkan ke Pemerintah Kota Surabaya. Padahal, sebagai Direktur Pembinaan Pedagang seharusnya memiliki kewenangan dan keberanian mengambil langkah sesuai tugas dan fungsinya,” tegas Gus Hafidz, Minggu (26/7/2026).

Polemik Beruntun dari Pasar Babaan hingga Keputran Selatan

Menurut Abah Hafidz, kelemahan manajerial dan pembinaan ini tidak hanya terjadi di Pasar Babaan. Rentetan kekisruhan yang sempat viral di media sosial—seperti di Pasar Tembok dan Pasar Keputran Selatan—menjadi bukti kuat bahwa fungsi pembinaan pedagang tidak berjalan optimal.

Poin tuntutan pedagang:

  • Ekspektasi Kepemimpinan: Direktur Pembinaan Pedagang seharusnya menjadi benteng utama penyelesai masalah, bukan sekadar lempar tanggung jawab ke Wali Kota atau Dirut.

  • Evaluasi BPSDA & Wali Kota: Meminta Badan Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) serta Wali Kota Eri Cahyadi turun tangan mengevaluasi jajaran direksi PT Pasar Surya.

  • Reformasi Tata Kelola: Mendorong pergantian posisi direksi kepada figur yang lebih responsif, berani, dan berpihak pada kesejahteraan pedagang.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan, Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Dimulai

“Kami berharap Badan Perekonomian dan Bapak Wali Kota Eri Cahyadi segera turun tangan melakukan evaluasi. Jika memang tidak mampu menjalankan tugas pembinaan pedagang dan mengambil keputusan, sebaiknya memberikan kesempatan kepada sosok yang lebih mampu memperjuangkan kepentingan pedagang,” tambahnya.

Direksi Belum Berikan Tanggapan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda), Gianto Sulistyono, belum memberikan jawaban resmi atau konfirmasi terkait desakan pengunduran diri tersebut. Upaya konfirmasi lanjutan masih terus dilakukan guna menjaga prinsip keberimbangan berita.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *