Metropolitan

Dies Natalis ke-45 Unitomo, Gus Iqdam Ingatkan Pentingnya Dekengan Pusat

×

Dies Natalis ke-45 Unitomo, Gus Iqdam Ingatkan Pentingnya Dekengan Pusat

Sebarkan artikel ini
Momen Gus Iqdam bersama Rektor Unitomo Prof Siti Marwiyah dalam acara Ngaji Bareng di Unitomo.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Halaman Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya dipenuhi ribuan jamaah, Rabu malam, 3 Juni 2026.

Mereka hadir mengikuti Unitomo Ngaji Bareng Gus Iqdam dalam rangka merayakan Dies Natalis ke-45.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Di lokasi, suasana kampus tampak hangat dengan lantunan selawat dan antusiasme warga.

Rektor Unitomo, Prof Siti Marwiyah, bersyukur atas perjalanan panjang universitasnya. Ia menegaskan komitmen kampus dalam mencetak generasi unggul.

“Di usia ke-45 ini, Unitomo berkomitmen untuk terus mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Ngaji bareng ini adalah momentum kami untuk mengetuk pintu langit demi kemajuan pendidikan bangsa,” ujar Siti Marwiyah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU), Bachrul Amiq, menekankan pentingnya sinergi nilai akademis dan keagamaan. Hal ini krusial untuk menjaga karakter sivitas akademika.

“Dies Natalis ke-45 ini menjadi refleksi bersama. Melalui siraman rohani hari ini, kami ingin memperkuat fondasi karakter seluruh sivitas akademika agar Unitomo tetap kokoh menghadapi tantangan zaman,” kata Bachrul Amiq.

Pengasuh Majelis Ta’lim Sabilu Taubah, KH Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam, hadir memberikan siraman rohani yang segar dan jenaka.

Ia berpesan kepada mahasiswa untuk memadukan ilmu dengan spiritualitas.

“Kunci keberkahan hidup itu ada pada adab dan ilmu. Kampus sekelas Unitomo ini harus melahirkan generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga dekengan pusat. Artinya selalu melibatkan Allah dalam setiap urusan dan menjaga kedamaian di masyarakat,” tutur Gus Iqdam di sela-sela ceramahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa dan Unitomo.

Kegiatan ini menjadi bukti konsistensi Unitomo dalam mengintegrasikan pendidikan formal dengan penguatan nilai spiritual bagi masyarakat.

Example 300250
Baca Juga  Koalisi Perempuan Indonesia Kecam Keras Kasus Eksploitasi Anak di Tempat Pijat Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *