HeadlineJatim

Diduga Keracunan Menu MBG, 27 Siswa dan Guru SMPN 1 Mojoanyar Dilarikan ke Puskesmas

Penulis: Ayu SukmaEditor: Alif Bintang
×

Diduga Keracunan Menu MBG, 27 Siswa dan Guru SMPN 1 Mojoanyar Dilarikan ke Puskesmas

Sebarkan artikel ini
Puluhan siswa dibawa ke Puskesmas Gayaman usai alami mual.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Puluhan siswa SMPN 1 Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, terpaksa dilarikan ke Puskesmas Gayaman setelah mengalami gejala mual, muntah, hingga diare massal, Rabu (7/10/2026).

Insiden tersebut diduga kuat dipicu usai para siswa menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah sehari sebelumnya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Gejala gangguan kesehatan tersebut mulai dirasakan para siswa pada Rabu pagi. Yakni, selang sehari usai mereka mengonsumsi paket makanan MBG.

Salah satu siswi kelas 9 berinisial CK menceritakan bahwa dirinya bersama sejumlah rekan sekelasnya mendadak diserang rasa mual yang hebat hingga muntah-muntah.

Ia mengindikasikan makanan yang dimuntahkan memiliki kaitan erat dengan menu MBG yang disantapnya.

“Saya dan teman-teman tiba-tiba pengen mual dan muntah. Keluarnya kayak ayam dari MBG yang kemarin,” ungkapnya.

CK menuturkan, pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, ia menyantap sajian MBG berupa olahan daging ayam berbumbu kacang. Reaksi fisik baru timbul secara drastis pada Rabu pagi.

“Kemarin makan kayak ayam bumbunya kayak ada kacang sekitar jam 01.00 siang dirasakan tadi pagi jam 10.00,” katanya.

Rasa nyeri di bagian perut terus membayangi CK beserta puluhan siswa lainnya. Bahkan, sampel muntahan siswa turut disiapkan untuk dilakukan uji laboratorium di fasilitas kesehatan setempat.

“Yang dirasakan sakit perut. Muntahannya dibawa ke Puskesmas,” beber CK.

Dampak dari peristiwa ini ternyata tidak hanya menimpa peserta didik, melainkan juga menyasar jajaran staf pengajar di sekolah tersebut.

“Yang saya tahu ada sekitar 4. Tapi kayaknya lebih, wali kelas juga sakit perut,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto langsung turun ke lokasi sekolah untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga  Simpang Siur Sanksi Keracunan MBG Sidoarjo: Diklaim Dicopot BGN, Kepala SPPG Kalitengah Malah Hadiri Rakor

Petugas mengamankan sejumlah sampel sisa makanan serta meminta keterangan dari beberapa guru guna penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dyan Anggrahini, membenarkan adanya lonjakan pasien dari lingkungan SMPN 1 Mojoanyar yang saat ini tengah dalam perawatan intensif medis.

“Gejalanya mual, muntah, BAB yang sering atau diare,” terangnya.

Dyan menyebutkan, jumlah murid yang saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Gayaman mencapai puluhan anak.

“Jumlah murid yang dirawat saat ini sebanyak 27 yang ada di Puskesmas Gayaman,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto masih melakukan penelusuran serta pengujian laboratorium terhadap sampel makanan MBG guna memastikan penyebab utama peristiwa tersebut. (ayu/alf)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *