Yogyakarta, Jatim Mandiri – PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat telah melayani hampir 10,6 juta pelanggan atau tepatnya sebanyak 10.595.662 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh pada periode Januari hingga September 2026. Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta mengatakan bahwa angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,86 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatatkan sebanyak 9.823.695 pelanggan.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap tinggi terhadap moda transportasi massal. “Pertumbuhan pelanggan KA Jarak Jauh hingga September 2026 menunjukkan bahwa kereta api terus menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan antarkota yang didukung peningkatan keselamatan, peremajaan armada sarana, peningkatan fasilitas layanan, dan manfaat pendukung lainnya,” ujar Feni Novida Saragih dalam keterangannya.
Rincian pergerakan penumpang pada periode Januari sampai September 2026 terdiri dari sebanyak 5.303.898 pelanggan yang berangkat dan sebanyak 5.291.764 pelanggan yang tiba di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta. Sebagai perbandingan pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat sebanyak 4.925.045 pelanggan yang melakukan keberangkatan dan sebanyak 4.898.650 pelanggan yang tiba di berbagai stasiun.
Pertumbuhan jumlah pelanggan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan seperti pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, hingga pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. KAI terus berupaya memberikan kemudahan bagi para pengguna jasa dalam melakukan mobilitas sehari-hari.
“Untuk mendukung kemudahan mobilitas, KAI terus memperkuat layanan digital melalui aplikasi Access by KAI untuk mempermudah perencanaan perjalanan, pemesanan tiket, hingga penyediaan informasi operasional,” kata Feni Novida Saragih.
Di samping itu, aspek keselamatan operasional tetap menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan seluruh perjalanan kereta api. Berdasarkan data Daop 6 Yogyakarta, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume pelanggan Kereta Api Jarak Jauh tertinggi di wilayah tersebut dibanding stasiun lainnya.
Enam stasiun dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi pada Januari sampai September 2026 meliputi Stasiun Yogyakarta sebanyak 2.533.488 penumpang dan Stasiun Lempuyangan sebanyak 1.163.991 penumpang. Selanjutnya terdapat Stasiun Solo Balapan sebanyak 880.123 penumpang, Stasiun Klaten sebanyak 253.667 penumpang, Stasiun Purwosari sebanyak 193.949 penumpang, serta Stasiun Wates sebanyak 124.120 penumpang.
Sementara itu, enam stasiun dengan volume kedatangan penumpang tertinggi pada periode yang sama yakni Stasiun Yogyakarta sebanyak 2.492.080 penumpang, Stasiun Lempuyangan sebanyak 1.159.248 penumpang, dan Stasiun Solo Balapan sebanyak 942.285 penumpang. Angka kedatangan juga didukung oleh Stasiun Klaten sebanyak 238.460 penumpang, Stasiun Purwosari sebanyak 192.977 penumpang, dan Stasiun Wates sebanyak 124.672 penumpang.
“Tingginya volume pelanggan di Stasiun Yogyakarta dipengaruhi oleh posisi strategis wilayah tersebut sebagai destinasi pariwisata, pusat pendidikan, serta kegiatan ekonomi dan budaya,” pungkas Feni. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan kualitas layanan secara berkelanjutan.












