Surabaya, Jatim Mandiri
Pemerintah Provinsi Jatim menggratiskan layanan Bus Trans Jatim selama sehari untuk memperingati Hari Jadi ke-81 Jatim, Senin (12/10). Program ini berlaku di wilayah Malang Raya dan Gerbangkertasusila, kecuali layanan Trans Jatim Luxury, untuk mendorong masyarakat semakin akrab menggunakan transportasi publik.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk beraktivitas bersama keluarga sekaligus mencoba layanan Trans Jatim. “Pada Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan menghadirkan layanan Trans Jatim gratis. Silahkan dimanfaatkan untuk beraktivitas bersama keluarga atau sekadar mencoba pengalam naik Trans Jatim,” ujar Khofifah, mengutip laman Bidiknasional, Minggu (11/10).
“Ayo Numpak Trans Jatim, Rek!,” imbuhnya.
Khofifah berharap program tersebut dapat meningkatkan kedekatan masyarakat dengan transportasi publik. Pengalaman menggunakan layanan secara gratis diharapkan mendorong masyarakat untuk kembali memanfaatkannya dalam kegiatan sehari-hari.
“Harapan kami, masyarakat semakin akrab dengan Trans jJatim dan berkenan menggunakannya kembali. budaya menggunakan transportasi publik tumbuh dari pengalaman yang baik, dan kebiasaan yang dibangun bersama,” ujar Khofifah.
Menurut Khofifah, Trans Jatim disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat menuju berbagai tujuan, mulai dari sekolah hingga tempat kerja dan pusat kegiatan lainnya. “Trans Jatim kami hadirkan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Ketika transportasi publik semakin mudah dijangkau dan semakin sering digunakan, masyarakat punya lebiih banyak pilihan untuk pergi ke tempat kerja, sekolah, maupun pusat kegiatan lainnya,” ungkap Khofifah.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jawa Timur, Dr. Ir. Nyono, menyampaikan bahwa program tarif gratis ini ditujukan bagi seluruh masyarakat agar dapat merasakan pengalaman menggunakan transportasi publik yang nyaman dan terjangkau.
“Pada 12 Oktober 2026, layanan Trans Jatim kami gratiskan untuk masyarakat. Ini kesempatan bagi warga yang belum pernah menggunakan Trans Jatim untuk mencoba langsung layanan transportasi publik,” ujar Nyono, Jumat (9/10).
Ia berharap momen ini dapat memperluas jangkuan pengguna serta mendorong kesadaran masyarakat untuk beralih ke moda transportasi umum dalam mobilitas harian.
“Harapannya masyarakat semakin akrab dengan Trans Jatim. Setelah mencoba layanan gratis ini, masyarakat bisa mempertimbangkan Trans Jatim sebagai salah satu pilihan untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (*/ibn)












