Kota Besar

Cetak Digital Scout, UNUSA dan Kwarda Pramuka Jatim Perkuat Ketahanan Daerah

×

Cetak Digital Scout, UNUSA dan Kwarda Pramuka Jatim Perkuat Ketahanan Daerah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Gerakan Pramuka kini tidak lagi hanya identik dengan keterampilan berkemah atau memecahkan sandi. Di era disrupsi, anggota Pramuka dituntut menjadi garda terdepan dalam penguasaan teknologi, mulai dari mitigasi bencana, pemetaan kualitas lingkungan, hingga penggerak ekonomi digital.

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan akses pendidikan tinggi bagi anggota Pramuka guna membekali mereka dengan kompetensi yang relevan di masa depan.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan pada Selasa, 19 Mei 2026 bertepatan dengan peluncuran Program Ketahanan Pramuka Jatim.

Prosesi simbolis ini ditandai dengan penyerahan bibit kelapa jenis pandan wangi serta 1.965 bibit pisang emas kirana, komoditas yang dipilih karena nilai ekonomi dan gizinya yang tinggi dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat.

Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor UNUSA Prof Tri Yogi Yuwono dan Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil, dengan disaksikan oleh Ketua YARSIS Prof Mohammad Nuh serta Dekan FK UNUSA Prof Budi Santoso.

Rektor UNUSA, Prof Tri Yogi Yuwono, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk mencetak digital scout. Menurutnya, karakter kepanduan yang disiplin harus dikombinasikan dengan kecakapan digital agar tetap relevan.

“Kalian adalah pemilik masa depan Jawa Timur. Tahun 2026 ini adalah era di mana batas antar negara sudah hilang secara digital. Kalian tidak lagi bersaing dengan teman satu sekolah atau satu kota saja, melainkan dengan pemuda dari Singapura, Korea, hingga Amerika. Jangan pernah merasa rendah diri karena kalian dari daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, UNUSA membuka pintu selebar-lebarnya bagi anggota Pramuka untuk menempuh pendidikan tinggi dengan sistem yang fleksibel.

Baca Juga  Kejuaraan Nasional Pagar Nusa di Pasuruan Jadi Ajang Pembinaan Pesilat Muda

“Silahkan dipilih kami UNUSA siap mengantar mensukseskan keinginan dan ciat-cita kalian. Kuliah di UNUSA Anda juga bisa ambil perkuliahan di ITS ataupun di Unair. Kalian bisa menjadi apa saja yang kalian inginkan. Syaratnya hanya tiga, miliki integritas, kuasai teknologi, dan jangan pernah berhenti belajar,” imbuh Rektor.

Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil, menyambut hangat sinergi ini. Baginya, visi UNUSA sangat selaras dengan semangat Pramuka yang Produktif, Adaptif, dan Berdampak.

Dengan basis anggota mencapai 3,4 juta orang yang tersebar di 38 Kwarcab, Pramuka memiliki potensi luar biasa untuk menggerakkan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi ini memperkuat program bakti masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pelestarian lingkungan,” ujar Arum.

Ia menambahkan, jaringan Pramuka hingga ke tingkat desa merupakan aset strategis dalam edukasi kesehatan mental dan gerakan penghijauan.

“Tentu dengan kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas putra-putri penerus bangsa ke depan,” sambungnya.

Program ini juga melahirkan inisiatif Sehat Mental, Cerdas Berprestasi. Langkah ini diambil sebagai respons atas tren meningkatnya tekanan akademik dan gangguan kecemasan pada remaja pascapandemi.

Arum berharap, melalui kolaborasi ini, Pramuka Jatim dapat menjadi wadah pembentuk karakter yang seimbang antara kecerdasan akademik dan ketangguhan mental.

“Mental yang sehat akan melahirkan generasi yang percaya diri, tangguh, berani bermimpi besar, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya. (bin)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *