EkbisJatim

Bupati Dhito Tegaskan Pemkab Kediri Siap Dukung Penuh Koperasi dan UMKM

×

Bupati Dhito Tegaskan Pemkab Kediri Siap Dukung Penuh Koperasi dan UMKM

Sebarkan artikel ini
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat membuka Gebyar UMKM.
Example 468x60

Kediri, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat membuka Gebyar UMKM yang digelar Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Jumat (24/7/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bupati yang akrab disapa Mas Dhito menilai berbagai program dan kegiatan yang selama ini dijalankan Dekopinda Kabupaten Kediri telah memberikan kontribusi nyata dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Prinsipnya kami Pemerintah Daerah akan selalu support apa pun yang bisa memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi,” ujar Mas Dhito.

Usai membuka kegiatan, Mas Dhito menyempatkan diri mengunjungi sebagian besar dari sekitar 80 stan UMKM yang turut meramaikan Gebyar UMKM.

Dari hasil dialog dengan para pelaku usaha, ia melihat banyak UMKM yang masih mengalami dinamika usaha pascapandemi Covid-19.

Melihat kondisi tersebut, Mas Dhito mendorong para pelaku UMKM agar lebih berani memanfaatkan teknologi dengan memperluas pemasaran melalui marketplace maupun platform digital.

Menurutnya, transformasi digital menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing di tengah perkembangan zaman.

“Karena persaingan sekarang sudah di dunia teknologi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Buat Santoso, mengapresiasi perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan Mas Dhito terhadap perkembangan koperasi di Kabupaten Kediri.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Dekopinda menjadi modal penting dalam memperkuat eksistensi koperasi maupun UMKM.

Ia menjelaskan, Gebyar UMKM digelar sebagai wadah promosi agar produk-produk lokal semakin dikenal masyarakat dan mampu memperluas pasar.

“Ke depan semakin bergeliat, agar tidak hanya empat hari ke depan, tapi seterusnya juga akan dikenal oleh masyarakat luas,” ungkap Buat Santoso.

Baca Juga  Atasi 600 Desa Blank Spot: Jatim Pacu Infrastruktur Digital Demi Amankan Ekonomi Rp3.200 Triliun

Sebelumnya, dalam Sarasehan Perkoperasian yang digelar pada Rabu (22/7/2026), Mas Dhito juga mengajak generasi muda untuk mulai aktif berkecimpung di dunia koperasi.

Menurutnya, koperasi dapat menjadi ruang produktif bagi anak muda sekaligus menjadi alternatif kegiatan positif yang mampu menghindarkan mereka dari jeratan pinjaman online.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *