Malang, Jatim Mandiri
Perum Bulog Cabang Malang menargetkan penyaluran 18.825,87 ton beras kepada 627.529 penerima di Malang Raya dan Pasuruan Raya tuntas pada pekan kedua September 2026. Target itu disampaikan Kepala Bulog Cabang Malang M Nurjuliansyah Rachman di Kota Malang, Rabu (26/8), dalam penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juli–September.
Bantuan disalurkan ke lima daerah dalam wilayah kerja Bulog Cabang Malang, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan. “Keseluruhan yang disalurkan Cabang Malang sebanyak 18.825.870 kilogram untuk 627.529 penerima bantuan pangan se-Malang Raya dan Pasuruan Raya. Minggu kedua September ditargetkan sudah selesai,” kata Nurjuliansyah.
Setiap penerima memperoleh total 30 kilogram beras. Jumlah tersebut merupakan gabungan alokasi Juli, Agustus, dan September, masing-masing sebanyak 10 kilogram. “Masing-masing penerima mendapatkan 10 kilogram untuk setiap alokasi. Dengan tiga alokasi, mereka menerima total 30 kilogram beras,” ujarnya.
Khusus Kota Malang, bantuan disalurkan kepada 54.820 penerima. Program tersebut diharapkan membantu mengurangi pengeluaran masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bantuan pangan yang disalurkan saat ini hanya berupa beras sesuai ketentuan pemerintah pusat.
“Kenapa tidak ada minyak goreng? Karena ketentuan dari pusat, bantuan pangan yang diberikan saat ini hanya berupa beras,” kata Wahyu. Menurut dia, komoditas lain masih berpeluang ditambahkan apabila pemerintah pusat menerbitkan kebijakan baru. “Apabila ada ketentuan dari pusat, akan ada bantuan tambahan,” ujarnya. (*/ibn)












