Kota Besar

Bulan Bakti Karang Taruna Ke-66 Surabaya: Dari Renovasi Jamban hingga Pameran UMKM Pemuda

Penulis: Nabil
×

Bulan Bakti Karang Taruna Ke-66 Surabaya: Dari Renovasi Jamban hingga Pameran UMKM Pemuda

Sebarkan artikel ini
Karang Taruna
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Antiek Sugiharti bersama Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Febryan Kiswanto saat menghadiri acara Puncak Bulan Bakti Karang Taruna Ke-66 di halaman eks Hi-Tech Mall Surabaya, Minggu (25/10/2026).
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Puncak Bulan Bakti Karang Taruna Ke-66 Kota Surabaya dipusatkan di eks Hi-Tech Mall dengan aksi fun bike, pameran UMKM, hingga awarding, Minggu (25/10/2026).
  • Kepala Dinsos Surabaya Antiek Sugiharti menegaskan peran strategis pemuda dalam pendampingan kesejahteraan sosial, pengawalan Muskel, dan distribusi pangan Bulog.
  • Ketua Karang Taruna Surabaya Febryan Kiswanto membeberkan realisasi aksi sosial, mulai dari renovasi 10 jamban di Wonokromo hingga santunan 66 anak yatim.

Surabaya, Jatim Mandiri — Ratusan pemuda memadati halaman eks Hi-Tech Mall Surabaya dalam peringatan Puncak Bulan Bakti Karang Taruna Ke-66 Kota Surabaya, Minggu (25/10/2026). Mengintegrasikan semangat Hari Sumpah Pemuda, agenda yang berlangsung sejak sore hingga malam hari tersebut menegaskan reposisi peran strategis generasi muda dalam menopang pembangunan kota, penguatan kemandirian ekonomi, serta penanganan kesejahteraan sosial.

Rangkaian kegiatan puncak dibuka melalui gelaran fun bike melintasi sejumlah rute Kota Surabaya, dilanjutkan prosesi awarding bagi unit Karang Taruna berprestasi di bidang sosial, pelestarian lingkungan, seni, dan kebudayaan. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga menganugerahkan apresiasi khusus kepada jajaran camat dan lurah yang dinilai konsisten membina organisasi kepemudaan di teritorial masing-masing.

Dinsos Surabaya: Kawal Muskel dan Kolaborasi Penyaluran Pangan

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, memaparkan bahwa malam apresiasi ini menjadi puncak dari deretan intervensi sosial nyata yang telah bergulir ke pemukiman warga. Aksi awal mencakup doa bersama, program renovasi sanitasi warga, pengecatan Taman Makam Pahlawan, serta pembagian bantuan sosial.

“Hari ini merupakan puncak acaranya. Kita ingin tunjukkan bahwa Karang Taruna mempunyai peran strategis di masyarakat, mulai dari mendampingi warga di bidang kesejahteraan sosial hingga mengawal pelaksanaan Musyawarah Kelurahan (Muskel),” ujar Antiek di arena kegiatan, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga  Pemkot Surabaya Tutup Panti Asuhan Tak Berizin, Siapkan Rumah Aman untuk Korban Kekerasan Anak

Selain kerja sosial, pemuda Karang Taruna bersama perwakilan Gen Z turut unjuk gigi lewat etalase produk pada gerai UMKM yang disiapkan di lokasi. Antiek menyatakan Pemkot Surabaya terus memfasilitasi kapasitas produktif pemuda, mulai dari validasi pendataan kelompok rentan (lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas) hingga kemitraan operasional dengan Bulog untuk distribusi bantuan pangan nasional.

“Harapan ke depannya Karang Taruna sesuai tagline-nya, ‘Muda Bisa’. Pemuda bisa berkontribusi untuk Kota Surabaya di berbagai sektor dan tetap semangat karena semua membutuhkan kolaborasi,” kata Antiek.

Realisasi 10 Titik Sanitasi Wonokromo dan Santunan 66 Yatim

Ketua Karang Taruna Kota Surabaya, Febryan Kiswanto, merinci bahwa momentum hari lahir ke-66 ini diterjemahkan ke dalam program kerja konkret yang menyentuh akar rumput. Salah satu capaian fisiknya adalah renovasi jamban di 10 titik kawasan Kecamatan Wonokromo guna memperbaiki taraf sanitasi lingkungan.

Aksi sosial kemasyarakatan tersebut dilengkapi dengan pengecatan makam pahlawan, santunan bagi 66 anak yatim piatu, turnamen e-sport, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia lewat pelatihan soft skill dalam format Muda Bisa Akademi.

“Karang Taruna Kota Surabaya ingin menunjukkan bahwa anak muda Surabaya itu bisa mandiri dan tetap bisa mengabdi. Kami ingin menanamkan jiwa kemandirian dan kewirausahaan di seluruh tingkatan Karang Taruna,” tutur Febryan.

Melalui penghargaan yang diberikan secara berjenjang dari tingkat Kecamatan, Kelurahan, RW, hingga tingkat RT, Febryan optimis generasi muda Kota Pahlawan kian terarah menjadi modal manusia yang tangguh untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *