Batu, Jatim Mandiri
Forum Ormas Bersatu Kota Batu menggandeng jurnalis dan komunitas punk menggalang donasi bagi korban gempa NTT di Kota Batu, Selasa (25/8). Aksi berlangsung di sejumlah titik strategis dan dijadwalkan berlanjut hingga Minggu untuk menghimpun bantuan kebutuhan mendesak warga terdampak.
Penggalangan dana dipusatkan di depan Posko Ormas Terpadu atau Posko PMI, Jalan Panglima Sudirman. Dua lokasi lainnya berada di perempatan BCA Jalan Gajahmada dan sekitar Alun-Alun Kota Batu.
Namun, keterbatasan personel membuat kegiatan sementara difokuskan di depan posko. Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut telah memperoleh izin dari Polsek Batu, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Batu.
Koordinator Forum Ormas Bersatu Kota Batu (Forbes Koba) sekaligus Camat Bumiaji, Thomas Maydo, mengatakan kegiatan itu melibatkan organisasi kemasyarakatan dari berbagai bidang. “Kami membuat forum bernama Forbes Koba sehingga kegiatan dilakukan bersama-sama oleh ormas budaya, keagamaan, lingkungan, rescue, ambulans, termasuk juga jurnalis,” kata Thomas.
Menurut dia, perbedaan latar belakang tidak menghalangi masyarakat untuk bekerja bersama dalam kegiatan kemanusiaan. “Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia kembali terlihat dalam penggalangan dana untuk saudara-saudara kita di NTT,” ujarnya.
Keterlibatan komunitas punk menjadi daya tarik tersendiri dalam aksi tersebut. Sejumlah anggotanya turun langsung bersama pegiat ormas dan jurnalis untuk menghimpun donasi dari masyarakat.
Kurowo, anggota komunitas punk Kota Batu sekaligus gitaris grup punk rock Brain Wash, mengatakan keterlibatan mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana. “Selama ini ada citra negatif yang ditujukan kepada komunitas punk. Namun, kami ingin membuktikan bahwa punk bisa peduli, berbagi, dan berbuat untuk saudara-saudara kita di NTT,” katanya.
Forbes Koba juga melibatkan jurnalis Kota Batu dalam aksi tersebut. Selain membantu penggalangan dana, media diharapkan dapat menyebarkan informasi dan mendorong partisipasi masyarakat.
Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan data BNPB per 24 Agustus, bencana tersebut mengakibatkan 100 orang meninggal dan sekitar 180.000 warga mengungsi.
Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban, antara lain makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan pengungsian. Masyarakat dapat menyerahkan bantuan langsung melalui Posko Ormas Terpadu Kota Batu atau rekening BRI 0551-0100-1720-535 atas nama Frederikus To Goa. Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui Thomas Maydo di 0852-3301-8372 atau Edi To Goa di 0851-0067-6895.
“Bersama kita bantu, bersama kita bangkit. Mari salurkan kepedulian untuk saudara-saudara kita di NTT yang membutuhkan uluran tangan,” kata Thomas. (yf/yan)












