BeritaJatim

Bantuan Beras Jatim Capai 41.931 Ton

Editor: ibn
×

Bantuan Beras Jatim Capai 41.931 Ton

Sebarkan artikel ini
Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto (kiri) secara simbolis menyerahkan bantuan beras kepada penerima di Balai RW 08, Kelurahan Sukun, Kota Malang, Rabu (2/9). ANTARA
Example 468x60

Malang, Jatim Mandiri

Perum Bulog telah menyalurkan 41.931 ton bantuan beras di Jatim hingga Rabu (2/9). Angka itu setara 24,56 persen dari target 170 ribu ton. Penyaluran bagi 5,6 juta penerima itu ditargetkan tuntas pada 30 September 2026 untuk membantu masyarakat sekaligus memanfaatkan ketersediaan stok pangan nasional.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho, menyebut jumlah penerima bantuan pangan (PBP) di Jatim merupakan yang terbesar kedua setelah Jawa Barat. “Insyaallah Jawa Timur selalu 100 persen. Jumlah penerima 5,6 juta PBP, itu terbesar kedua setelah Jawa Barat,” katanya seperti dikutip Antara.

Khusus wilayah kerja Bulog Cabang Malang, bantuan menyasar 627.529 penerima dengan kebutuhan beras mencapai 18.825 ton. Wilayah penyalurannya mencakup Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan.

Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Penerima berasal dari kelompok desil 1–4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Secara nasional, Bulog telah menyalurkan 235.770 ton dari total penugasan Badan Pangan Nasional sebesar 997,2 ribu ton. Program tersebut ditujukan kepada 33.244.408 penerima di seluruh Indonesia.

Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto mengatakan, bantuan pangan menjadi salah satu cara pemerintah agar masyarakat turut merasakan manfaat keberhasilan swasembada beras.

“Ini program pemerintah dan momentumnya peringatan 17 Agustus. Pemerintah, dalam hal ini Bapak Presiden, menginginkan masyarakat merasakan kemerdekaan dan keberhasilan pemerintah dalam swasembada pangan,” katanya seusai meninjau penyaluran bantuan di Balai RW 08, Kelurahan Sukun, Kota Malang.

Menurut Hendra, stok beras Bulog secara nasional mencapai 5,4 juta ton dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program bantuan pangan. “Stok beras kami 5,4 juta ton di seluruh Indonesia. Dengan beras yang banyak, Presiden ingin masyarakat menikmati. Itu tujuan mulia sehingga semuanya harus mendukung,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolres Probolinggo Kota Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Warga Tongas

Bulog sebelumnya juga menyalurkan bantuan untuk periode Februari–Maret 2026 dengan realisasi 99,7 persen. “Kami ada dua kali penyaluran. Februari–Maret sudah 99,7 persen dan periode kedua, yakni Juli, Agustus, serta September, sudah 23,90 persen se-Indonesia. Target kami tetap 33,2 juta penerima,” kata Hendra. (ant/ibn)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *