Singapura, Jatimmandiri.id – Keindahan anggrek tropis Indonesia berpadu dengan kisah pemberdayaan masyarakat dalam ajang Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza yang digelar di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026.
Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia’s Golden Era. Dalam kesempatan itu, PT Astra International Tbk (Astra) menampilkan kisah inspiratif Desa Sejahtera Astra Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu masterpiece showcase yang memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus potensi lokal Indonesia kepada masyarakat dunia.
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan bahwa keikutsertaan Astra dalam pameran ini merupakan bentuk komitmen untuk memperluas pengenalan budaya dan kreativitas Indonesia di tingkat internasional.
“Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza menjadi kelanjutan dari upaya bersama untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada masyarakat internasional. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Astra berharap kisah pemberdayaan masyarakat dan potensi lokal Indonesia semakin dikenal serta mampu membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang,” ujarnya.
Desa Sejahtera Astra Sumba Timur merupakan program pemberdayaan masyarakat yang mencakup lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu.
Program tersebut berfokus pada pelestarian Tenun Ikat khas Sumba, yang setiap motifnya merepresentasikan identitas budaya, nilai kearifan lokal, serta hubungan erat masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Astra bersama masyarakat berhasil membangun ekosistem tenun yang kini melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97 persen di antaranya merupakan perempuan.
Selain menjaga kelestarian warisan budaya, program ini juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat setempat.
Kisah para penenun Desa Sejahtera Astra Sumba Timur turut dihadirkan melalui instalasi Rumah Sumba.
Instalasi tersebut menampilkan beragam karya Tenun Ikat Sumba lengkap dengan dokumentasi aktivitas para perempuan penenun yang menjadi simbol harmonisasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan komunitas.
Tak hanya itu, Astra juga mendukung hadirnya karya seni berbentuk Rafflesia arnoldii hasil kolaborasi seniman Mortier dan Jerhemy Owen.
Instalasi tersebut dibuat dari 29.100 tutup botol plastik bekas yang telah didaur ulang menjadi karya artistik bernilai tinggi.
Melalui karya tersebut, pengunjung tidak hanya menikmati keindahan visual, tetapi juga diajak memahami pentingnya keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi karya seni yang kreatif dan bernilai ekonomi.
Partisipasi Astra dalam Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza 2026 menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi kreatif, pelestarian budaya, serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Langkah tersebut sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.












