Jatim

Amankan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan ke Poktan

×

Amankan Swasembada Pangan, Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Alsintan ke Poktan

Sebarkan artikel ini
Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu mengajak para petani untuk terus beradaptasi dengan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas hasil panen.
Example 468x60

Lamongan, Jatimmandiri.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat sektor pertanian dalam menghadapi perubahan musim dan cuaca ekstrem. Salah satunya melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (Poktan).

Bantuan tersebut merupakan dukungan dari pemerintah pusat yang direalisasikan berdasarkan rencana aksi Pemkab Lamongan dalam menjaga swasembada pangan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kamis (11/5/2026).

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu mengajak para petani untuk terus beradaptasi dengan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Bantuan ini merupakan respon pemerintah pusat terhadap rencana aksi yang kami susun dalam menghadapi musim kering dan perubahan cuaca ekstrem. Kami harap petani dapat memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal,” ujarnya.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 18 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand traktor, serta 181 unit sarana irigasi yang terdiri dari irigasi perpompaan (irpom) dan irigasi perpipaan (irpip). Selain itu, juga diberikan 3 unit combine harvester.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pusat kepada Lamongan sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan capaian luas panen yang mencapai 193 ribu hektare, melebihi luas baku sawah yang hanya sekitar 95 ribu hektare.

Ia juga menyebutkan bahwa indeks pertanaman di Lamongan mengalami peningkatan signifikan, dari 1,64 menjadi 2,1. Tahun ini, target luas tambah tanam juga meningkat dari 193.000 hektare menjadi 233.384 hektare.

“Peningkatan ini harus terus kita dorong melalui berbagai langkah strategis, seperti penggunaan alsintan, penyediaan sarana prasarana, pemilihan bibit unggul, pemupukan serentak, serta pengendalian hama,” tambahnya.

Baca Juga  Sambut Libur Sekolah, KSOP Kalianget Pastikan Kelaiklautan Kapal dan Kesiapan Personel

Upaya tersebut merupakan bagian dari transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, dengan harapan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani, termasuk nilai tukar petani (NTP).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan, Mugito, menegaskan bahwa bantuan alsintan diberikan berbasis kelompok tani, bukan perorangan.

“Bantuan ini diberikan kepada Poktan agar pemanfaatannya lebih optimal dan merata,” jelasnya.

Adapun tujuh kelompok tani yang menerima bantuan rotavator secara simbolis yakni Poktan Harapan Makmur (Dumpiagung, Kembangbahu), Tani Mulyo (Kanoman, Wonokromo, Tikung), Sekar Gading III (Sekaran), Tani Seger Satu (Karangwungu, Karanggeneng), Sri Manunggal (Lopang, Kembangbahu), Sekar Srengenge VI (Sungegeneng, Sekaran), serta Sumber Tani Dua (Sumberbendo, Mantup).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *