Ekbis

Airlangga Bidik Kredit UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

×

Airlangga Bidik Kredit UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi (kedua dari kiri), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah), dan Menteri UMKM Maman Abdurrahman (kedua dari kanan) berfoto bersama dalam kegiatan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong peningkatan target penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi Rp2.000 triliun. Angka tersebut naik dari target yang saat ini berkisar Rp1.500 triliun.

Usulan itu disampaikan Airlangga dalam kegiatan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Ia meminta Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyiapkan langkah untuk mendorong peningkatan pembiayaan tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Ini tambahan pekerjaan rumah untuk Pak (Menteri UMKM) Maman, kalau bisa ini naik menjadi Rp2.000 triliun,” kata Airlangga dalam kegiatan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan data Juni 2026, kredit UMKM tercatat mencapai Rp1.519,1 triliun atau tumbuh 1,05 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan tersebut membaik dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 0,60 persen (yoy).

Di sisi lain, akses masyarakat terhadap layanan keuangan juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks inklusi keuangan Indonesia naik dari 92,74 persen pada 2025 menjadi 93,61 persen pada 2026.

Indeks literasi keuangan nasional juga meningkat menjadi 69,57 persen.

“Jadi mereka sudah literate, sudah inklusif, punya rekening. Tapi kemampuan mereka untuk membaca, melakukan investasi dan lain-lain. Nah itu yang dikejar untuk berikutnya,” ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, peningkatan target kredit diperlukan untuk memperluas akses pembiayaan, terutama bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan pembiayaan dalam skala yang memadai.

Upaya tersebut sekaligus diharapkan dapat mengisi kesenjangan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang dan naik kelas.

Siapkan Skenario Pembiayaan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya akan menyiapkan sejumlah skenario untuk mewujudkan target peningkatan kredit yang diusulkan Airlangga.

Baca Juga  BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Investor Pertanyakan Kepastian Nasib Investasi

“Tadi juga ada sedikit dorongan dari Pak Menko Perekonomian. Nanti coba kami siapkan beberapa skenario,” ujar Maman dalam konferensi pers seusai kegiatan.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan penguatan ekosistem dan pembiayaan UMKM menjadi salah satu program utama OJK.

“Kita banyak dukungan untuk UMKM dan kita mengarahkan seluruh industri untuk mendukung UMKM di Indonesia. Ini sejalan dengan pesan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang sangat mendukung bagaimana sektor jasa keuangan juga mempunyai keberpihakan dan dukungan terhadap UMKM di Indonesia,” ucapnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri BRI Regional Office 12 Surabaya memberikan penghargaan kepada insan BRILiaN dan unit kerja berprestasi melalui BRI Excellence…

Ekbis

Tulungagung, Jatimmandiri.id –  Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyosialisasikan program pembebasan dan keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang diberlakukan Pemerintah…