Jateng

Kebakaran Hanguskan Pasar Modern BSB Semarang, Puluhan Gerai Terdampak

×

Kebakaran Hanguskan Pasar Modern BSB Semarang, Puluhan Gerai Terdampak

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang memadamkan api yang melanda Pasar Modern BSB di kawasan BSB City, Minggu (26/7). Sekitar 50 gerai pedagang terdampak dalam peristiwa tersebut.
Example 468x60

Semarang, Jatim Mandiri — Kebakaran melanda Pasar Modern (Pasmod) di kawasan perumahan BSB City, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/7). Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan pasar hingga menyebabkan puluhan gerai pedagang terdampak.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang langsung mengerahkan empat unit mobil pemadam ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api. Petugas berjibaku mencegah api merembet ke bagian lain pasar maupun bangunan di sekitarnya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran diduga bermula dari salah satu gerai penjual soto.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, percikan api muncul dari regulator tabung LPG sebelum terdengar suara ledakan kecil yang kemudian memicu kobaran api semakin besar.

“Dari keterangan saksi, muncul percikan api dari regulator gas, kemudian sempat terjadi ledakan sebelum akhirnya membesar,” kata Tantri.

Api dengan cepat menjalar karena sebagian besar atap Pasar Modern BSB menggunakan material yang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman menjadi lebih menantang meski petugas bergerak cepat setelah menerima laporan.

Akibat peristiwa tersebut, sekitar 50 gerai di dalam kawasan pasar terdampak kebakaran. Hingga Minggu sore, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah kios, kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pedagang dan pengunjung berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Petugas pemadam bersama aparat terkait juga masih melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami para pedagang. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut, meski dugaan awal mengarah pada kebocoran atau gangguan pada regulator tabung LPG.

Baca Juga  Harga Pertamax Melonjak, Warga Grobogan Beralih ke Pertalite

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memastikan instalasi gas di area usaha kuliner dalam kondisi aman serta dilakukan pemeriksaan secara berkala guna mencegah risiko kebakaran.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *