Palu, Jatimmandiri.id – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan kapal khusus KN SAR Bhisma untuk mencari 13 penumpang perahu motor yang dilaporkan hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, mengatakan tim SAR gabungan diberangkatkan dari Pelabuhan Luwuk, Kabupaten Banggai, menuju lokasi pencarian pada Sabtu (25/7).
Sebanyak 13 personel diterjunkan menggunakan KN SAR Bhisma dengan membawa berbagai perlengkapan pendukung operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).
“KN SAR Bhisma berangkat dari Pelabuhan Luwuk pada pukul 09.40 Wita dan diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 Wita,” kata Rizal.
Ia menjelaskan, perahu motor tersebut sebelumnya berangkat dari Sanctun Una-Una Dive Resort pada Jumat (24/7) sekitar pukul 07.30 Wita dengan tujuan Pelabuhan Marisa, Provinsi Gorontalo.
Perahu itu membawa 11 wisatawan asing dan dua nakhoda, dengan estimasi tiba di Pelabuhan Marisa sekitar pukul 11.00 Wita.
Namun, hingga pukul 15.00 Wita rombongan belum juga tiba di tujuan. Kondisi tersebut membuat pemandu wisata melaporkan kejadian itu kepada Kantor SAR Gorontalo untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Palu mengirimkan tim gabungan untuk memperkuat operasi SAR yang telah lebih dahulu dilakukan oleh tim penyelamat dari wilayah Gorontalo.
Tim gabungan yang diberangkatkan terdiri atas personel Pos SAR Luwuk, awak KN SAR Bhisma, serta personel Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Banggai. Mereka membawa peralatan komunikasi, perlengkapan medis, hingga alat evakuasi guna mendukung proses pencarian.
“Tim gabungan dari Sulawesi Tengah akan bergabung dengan tim rescue yang sebelumnya sudah melakukan operasi pencarian di lokasi,” ujar Rizal.
Adapun 13 orang yang berada di dalam perahu motor tersebut terdiri atas dua warga negara Indonesia dan 11 wisatawan asing, yakni Ferdiansyah (29), Arif (27), Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13).
Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan untuk menemukan seluruh penumpang yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini.












